Pendidikan Jadikan Anak Kamoro Tuan Atas Tanah Sendiri

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Wakil Bupati Kabupaten Mimika, Yohanes Bassang, SE.M.Si mengatakan, seluruh orang tua di Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah wajib menyekolahkan anaknya. Tujuannya untuk membuat putera daerah asli Kamoro bisa menjadi tuan di atas tanahnya sendiri.

Menurut Yohanes, orang tua tidak perlu membawa anak-anak mereka ikut mencari ikan, udang, kepiting dan hasil laut lainnya. Anak-anak seharusnya dibawa ke sekolah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan bagi masa depan mereka.

“Untuk apa bawa anak-anak ke kali cari karaka. Anak-anak itu setiap hari harus sekolah. Titipkan saja mereka ke bapak dan ibu guru di sekolah,” ujar Yohanes dalam sambutannya di Balai Kampung Keakwa saat membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kemampuan (Capacity Bulding) Petugas dan Pendamping Sosial, Pemberdayaan Fakir Miskin, KAT dan PMKS Lainnya yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial (Dinsos), Jumat (6/10).

Dia mengungkapkan, untuk menjadi tuan di atas tanah kamoro harus dimulai dengan menekuni dunia pendidikan, agar bisa menulis, membaca dan menghitung. Banyak anak-anak asli Kamoro yang telah berhasil dan bisa menjadi kebanggaan bagi daerahnya. Dan itu didapatnya melalui proses pendidikan. Anak-anak adalah penerus bangsa dan pembawa jati diri daerahnya, khususnya tanah Kamoro. Itulah sebabnya orang tua harus selalu mendorong anak-anaknya untuk tekun bersekolah demi masa depan tanah Kamoro khususnya.

“Saya bangga lihat anak-anak Kamoro bisa jadi anggota TNI dan Polisi. Saya juga sangat senang lihat anak Kamoro bisa jadi guru di sekolah-sekolah. Tapi untuk bisa menjadi itu semua harus dimulai dari tekun bersekolah dan harus ada dorongan dari orang tua,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment