Pengurus Pramuka Kwaran Miru Resmi Dilantik

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) 2608 Mimika Frits J Erari, SE. MM melantik pengurus Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Distrik Mimika Baru (Miru) masa periode 2017-2020. Yang dilantik adalah pembina-pembina dari Gugus Depan (Gudep) yang berlangsung di halaman kantor Distrik Miru, jalan Cendrawasih, Jumat (20/10).

Hadir dalam pelantikan tersebut Ketua Gerakan Pramuka Kwacab 2608 Mimika Frits J Erari, SE. MM, Sekretaris Gerakan Pramuka Kwarcab 2608 Mimika Arnold Lolkary, Ketua Majelis Pembina Gerakan Pramuka Kwaran Distrik Miru  Drs. Ananias Faot, M. Si, dan seluruh pengurus Kwaran Miru.

Ketua Kwarcab 2608 Mimika Frits J Erari, SE. MM dalam sambutannya mengatakan, pengurus Kwaran Distrik Miru perlu memperhatikan dampak negatif dari kemajuan teknologi yang telah merasuki pola hidup masyarakat, khususnya generasi muda. Generasi muda telah dibawa pada hal-hal yang tidak mencerminkan nilai-nilai perjuangan dan persaudaraan.

“Era globalisasi ini masyarakat tidak mementingkan nilai perjuangan generasi yang telah berjuang demi NKRI,” kata Frits Erari dalam sambutannya di hadapan pengurus Gerakan Pramuka Kwaran Miru di halaman kantor Distrik Miru, Jumat (20/10).

Dia menjelaskan, dengan adanya Gerakan Pramuka yang dibentuk mulai dari pusat hingga ke daerah-daerah, akan merangkul dan mengajarkan banyak kaum muda tentang nilai-nilai perjuangan. Untuk itu diperlukan pembinaan kepramukaan di sekolah-sekolah, salah satunya dalam bentuk Gudep.
“Kita harus rangkul mereka. Jadi kita mulai dari sekolah-sekolah dalam bentuk Gudep,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Majelis pembina Gerakan Pramuka Kwaran Miru Drs. Ananias Faot, M. Si mengungkapkan, amanat yang diberikan kepada dirinya sebagai Ketua majelis Pembina Gerakan Pramuka Distrik Miru merupakan suatu beban yang cukup berat. Sebab hal tersebut harus bukan saja dipertanggungjawabkan kepada masyarakat, khususnya generasi muda tetapi juga kepada Tuhan.

“Ini sebuah tanggung jawab yang harus dilaksanakan untuk masyarakat dan kepada Tuhan,” ungkapnya.

Namun dia mengatakan, tanggung jawab tersebut tetap dilaksanakan sesuai dengan tupoksinya. Dia nantinya akan melakukan pertemuan dengan seluruh pengurus Kwaran Miru untuk menentukan program yang akan dilaksanakan di tahun depan. Di dalamnya juga akan melibatkan Gudep dan Saka di wilayah Pemerintahan Distrik Miru berdasarkan anggaran yang ada.

“Kita akan rapat dan membuat satu program  di tahun depan dengan anggaran yang ada tapi nanti dirasionalisasi lagi,” katanya. (Ricky Lodar)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment