Penjual Lem Aibon Sengaja Jerumuskan Anak-anak Mimika

Bagikan Bagikan
Ausilius You
SAPA (TIMIKA) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Mimika, Ausilius You mengklaim oknum penjual yang sengaja menjual lem aibon secara liar di dalam Kota Timika dan sekitarnya, sengaja ingin menjerumuskan anak-anak 

Mimika menjadi pecandu lem aibon. Yang menyebabkan anak-anak Mimika tidak berkembang dan menjadi manusia tidak berguna di masa mendatang.

Hal ini disampaikan Sekda menanggapi laporan warga adanya penjualan lem aibon secara bebas oleh pada kios-kios disejumlah tempat seputaran Kota Timika. 

Aktifitas penjualan lem aibon tersebut memudahkan anak-anak Mimika mudah memperolehnya untuk disalahgunakan.

"Pemerintah sudah melarang untuk menjual lem aibon kepada anak-anak, tapi terus saja dijual. Itu berarti tidak secara langsung para penjual menjadikan generasi muda Mimika tidak bisa berkembang. Tidak langsung mereka mengatakan, anak Timika tidak usah maju, berkembang, dan harus begitu terus," kata You, saat diwawancara Salam Papua pada salah satu hotel dibilangan Timika Indah, Rabu (18/10).

Selain itu, penjualan lem aibon secara liar juga menjadikan antusias anak-anak dan anak muda semakin di Mimika semakin menjadi-jadi dalam mengkonsumsi (Mencium/menghirup-Red) lem aibon. Sehingga, permintaan stok lem aibon semakin banyak.

Sebelumnya, pemerintah bertindak tegas terkait hal ini. You mengingatkan agar anak Mimika harus bisa menjaga diri dan menghargai masa depannya masing-masing. Selanjutnya, You juga mengingatkan agar para penjual terutama kios-kios, harus lebih menaati edaran  atau aturan yang telah dibuat pemerintah.


"Memang sekarang pemda hanya keluarkan berupa instruksi saja. Tapi besok-besok pasti akan ada tindakan tegas, karena ini menyangkut masa depan generasi Mimika yang notabene merupakan anak-anak kita juga,” tuturnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment