Perindo Mimika Resmi Mendaftar ke KPUD

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) - Partai Politik (Parpol) Perindo secara resmi melakukan pendaftaran dan penyerahan berkas ke kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika di Jalan Yos Sudarso Timika Senin (9/10). Meskipun secara nasional Partai Perindo sudah mendaftarkan ke KPU Pusat, namun di tingkat daerah penyerahan berkas perlu dilakukan.

Ketua DPD Perindo Mimika, Ir. Munawir Yakub kepada wartawan di halaman Kantor KPUD Mimika mengatakan, secara nasional Perindo hari ini melakukan pendaftaran partai dan penyerahan berkas ke KPU Pusat dan KPUD di setiap daerah.

“ Kita melakukan pendaftaran secara serentak dengan cara mengantarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) ke KPUD. Pada hari ini (Senin-red)  kita sudah laksanakan dan KPU akan melakukan verifikasi sesuai dengan tahapan. Yang dibutuhkan oleh KPU itu seperseribu dari jumlah penduduk dan itu pun yang harus diverifikasi faktual hanya 10 persen. Jadi keanggotaan yang diverifikasi oleh KPU terkait keanggotaan Perindo hanya 30 orang. Selebihnya kami tidak mau,” katanya.

Munawir menjelaskan, Partai Perindo Kabupaten Mimika menyerahkan 900 KTA ke KPUD.   Dan itu yang harus diverifikasi oleh KPUD. Seusai undang-undang hal itu sudah harus dilakukan 3 bulan yang lalu, tetapi tidak apa-apa.

 “Itu merupakan hak dari setiap daerah, tapi tidak apa-apa.  Yang diverifikasi di Papua itu hanya 20 DPD dan itu aturan, dan hanya perwakilan saja karena 100 persen di provinsi, 70 persen di  Kabupaten dan 50 persen di kecamatan seluruh Indonesia dan Partai Perindo itu sudah siap 100 persen,” tegasnya.

Partai Perindo mendatangi KPUD dengan membawa 100 pengurus yang terdiri dari pengurus DPD, pengurus DPC, Pengurus sayap dan barisan penjaga.

Berkas yang diserahkan ke KPUD sesuai undang-undang yakni Fotokopi serta Kartu Tanda Penduduk (KTP) dari anggota partai yang memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA).

Dijelaskan, sebelumnya Perindo sudah mengisi Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) pada website yang dibuat KPU. Data pada Sipol tersebut akan dicocokan dengan berkas yang diserahkan parpol.

"Ini (pendaftaran) sifatnya terintegrasi ke KPU pusat. Jadi di kabupaten cuman berkas itu saja. Tidak ada kewenangan KPUD menghalangi kami tidak lolos menjadi peserta pemilu,” tandasnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment