Polres Mimika Hadirkan Aplikasi e_INDAGSI

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) - Mengatasi banyaknya aksi penipuan jual beli online di Timika, Polres Mimika membuat terobosan baru dengan menghadirkan aplikasi e_INDAGSI. Aplikasi ini direncanakan akan membantu kepolisian untuk mengungkap pelaku penipuan online yang sedang marak di Timika.

Kanit Indagsi Polres Mimika, Ipda Khairul Umam S. kepada Salam Papua di Lapangan Timika Indah jalan Budi Utomo, Senin (9/10) mengatakan, aplikasi e_INDAGSI merupakan system teknologi yang dikolaborasi antara teknologi dan system keamanan. Aplikasi ini dibuat karena banyaknya keluhan masyarakat terkait maraknya aksi penipuan jual beli online yang terjadi di Timika.

“Sistem teknologi berupa aplikasi kami buat untuk  menanggapi banyaknya keluhan masyarakat tentang adanya penipuan online atau jual beli online di Timika. Kami dari Polres Mimika membuat suatu terobosan yaitu membuat aplikasi induksi  transaksi,” katanya.

Dia menambahkan,  selama ini Polres Mimika merasa kesulitan untuk mengungkap pelaku penipuan jual beli online. Hal ini terjadi karena data-datanya belum akurat dan tenaga Information and Technology (IT) belum mendukung. Setelah melakukan beberapa perubahan, maka dibuatlah aplikasi e_INDAGSI.

“Aplikasi nantinya mampu mengawasi setiap laporan masyarakat terkait adanya penipuan online. Dengan cara menanyakan website mana yang digunakan. Dengan aplikasi ini semuanya sudah direkap, sehingga memudahkan kepolisian untuk menelusurinya,” ujarnya.

Untuk menyempurnakan aplikasi e_INDAGSI, ungkap Khairul, Polres Mimika akan bekerjasama dengan instansi Pemerintah Daerah (Pemda) dan PT Freeport Indonesia. Aplikasi ini dapat di download masyarakat Timika demi mendapat kenyamanan dalam bertransaksi jual beli online.

“Polres Mimika akan bekerjasama dengan instansi Pemerintah dan PTFI. Agar ke depannya, saling menjaga di bidang perekonomian di Timika,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, untuk mendapatkan aplikasi ini cukup mudah. Cukup diunggah melalui laptop atau gadget. Masyarakat umum yang melakukan jual beli online, websitenya terlebih dahulu harus mendaftar lisensi ke aplikasi. Lisensi yang sudah terdaftar akan mendapat logo dari Polres. Jika hal tersebut telah dimiliki, maka setiap transaksi yang dilakukan sudah aman dan bisa selalu diawasi pihak kepolisian.

“Apabila mereka sudah mendapatkan lisensi atau logo dari Polres, maka  mereka melakukan transaksi itu lebih aman dan kepolisian bisa mengawasi,” jelasnya.


Rencananya aplikasi ini akan launching pada akhir tahun 2017. Aplikasi ini bisa di-download masyarakat sehingga bisa alami kenyamanan dalam penjualan online. Selama ini orang secara bebas melakuan jual beli online. Dengan kebebasan ini, barang  yang dijual belipun tidak dapat diawasi. Tapi dengan adanya aplikasi ini maka semuanya dapat diawasi dan dimonitor secara baik. Aplikasi e_INDAGSI juga dapat mengawasi investasi asing sehingga memudahkan dalam memonitor keluar masuknya barang. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment