Pustu di Keakwa Tutup Tiga Bulan Petugas Mangkir

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kaur Kampung Keakwa, Distrik Mimika Tengah, Philipus Awameyauta mengakui kalau sudah tiga bulan berlalu, sejak akhir Juli hingga saat ini, Puskemas Pembantu (Pustu) di kampung tersebut tertutup dan tidak melayani masyarakat. Karena petugas medis sudah mangkir selama tiga bulan.

“Pustu itu sudah tiga bulan ditutup karena petugasnya semua ada di  Timika. Kita juga tidak tahu ada urusan apa mereka ke Timika,” katanya  kepada Wartawan di Balai Kampung Keakwa, Jumat (6/10).

Petugas pelayanan kesehatan di Pustu tersebut menurut Philipus, sebanyak 4 orang dan dikepalai petugas medis bernisial Y atau  yang biasa disapa Cika dan merupakan tenaga honor. Selain itu menurutnya ada juga seorang bidan dan seorang tenaga PNS serta seorang lagi merupakan Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Dia mengaku dalam setiap minggu atau bulan pasti ada masyarakat yang membutuhkan pertolongan tenaga medis pada pustu tersebut. Namun dikarenakan, keberadaan tenaga kesehatan timbul tenggelam, maka masyarakat terpaksa dilarikan ke Kokonao.

“Mau tidak mau masyarakat yang sakit harus ke Puskesmas Kokonao. Memang ada juga pelayanan keliling dari LPMAK, tapi itu kan hanya satu kali saja dalam sebulan. Sementara yang pasti dibutuhkan setiap hari itu adalah petugas tetap kita di Pustu,” katanya.(Acik)



Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment