Satu Mahasisawa Baru STIPAN Dipulangkan

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Satu dari 30 calon mahasiwa baru  program khusus beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika di Perguruan Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIPAN) Jakarta terpaksa dipulangkan. Alasannya, karena kesehatan mahasiswa tersebut dinilai tidak bisa meneruskan kuliah di STIPAN.

“Selama ini mereka mengikuti pendidikan di Subang. Mungkin karena pendidikan di Subang sudah berhubungan dengan fisik, membuat yang bersangkutan tidak mampu,” ungkap Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Pemda Mimika, Hengky Amisim ketika diwawancarai wartawan Salam Papua di ruang kerjanya, Rabu (4/10).

Menurut Hengky, tim penguji STIPAN telah melakukan pemeriksaan lengkap terhadap calon mahasiswa tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukan yang bersangkutan mengalami batuk berdarah. Itulah sebabnya, tim STIPAN mengantisipasi penyakit menular yang bisa menjangkiti calon mahasiswa lain.

“Kemungkinan besok (hari ini Red) anak tersebut akan dipulangkan. Kasihan juga kalau kita paksakan dia dan terjadi sesuatu, maka kita yang kena imbasnya. Lebih baik harus diantisipasi. Memang waktu tes di sini dia lolos,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, telah berkoordinasi dengan pihak STIPAN agar yang bersangkutan diganti dengan anak lain dari suku yang sama. Permintaan tersebut disetujui oleh STIPAN. Dengan pertimbangan, semua administasi telah dilunasi Pemkab Mimika.

“Yang jelas kalau ada saudara atau saudarinya atau pun kami temukan anak lain, maka akan menggantikan posisi anak yang telah gagal itu. Kita semua merasa kasihan karena dengar ada yang sakit. Tapi mau di bilang apa?,” ungkapnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment