Sekolah Usulkan Perkam Orang Tua Wajib Menyekolahkan Anak

Bagikan Bagikan




SAPA (ASMAT) - Sekolah Dasar (SD) Inpres Beriten di Kampung Beriten, Distrik Agats, Kabupaten Asmat mengusulkan adanya peraturan kampung (Perkam) tentang orang tua wajib menyekolahkan anak.

Kepala SD Inpres Beriten, Suripto mengungkapkan tingkat kehadiran murid SD Inpres Beriten cukup tinggi. Keinginan anak-anak untuk bersekolah cukup baik. Hanya saja dalam waktu tertentu, anak-anak sering dibawa oleh orang tua ke bevak guna mencari makan.

“Ketika orang tua jalan, entah ke bevak cari makan atau ke Agats untuk menjual hasil alam, anak-anak selalu dibawa. Kami sudah ingatkan kalau pergi, sebaiknya anak tinggal. Anak harus sekolah, meraih masa depannya dan membangun kampungnya sendiri,” kata Suripto, Senin (9/10).

Karena dinilai rendahnya motivasi orang tua, kata dia, pihaknya sudah mengusulkan agar ada peraturan kampung tentang kewajiban orang tua menyekolahkan anak. Dalam peraturan tersebut, harus ada sanksi bagi masyarakat yang tidak menyekolahkan anaknya.

“Ini sebenarnya sinergitas antara pendidikan dan pemerintahan kampung. Kami sudah usulkan harus ada peraturan kampung terkait pendidikan. Aturan ini dibuat agar masyarakat lebih mendorong anaknya bersekolah,” tuturnya.

Suripto menambahkan, jumlah murid di SD Inpres Beriten sebanyak 75 orang dengan 6 rombongan belajar (kelas 1 hingga kelas 6). Guru yang bertugas di sekolah tersebut sebanyak 6 orang, 2 PNS di antaranya tidak aktif.


“Ada 3 PNS, 1 CPNS, 1 honor daerah dan 1 guru kontrak. Ada 2 pegawai negeri yang tidak aktif sampai hari ini,” pungkasnya. (Nuel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment