Siswa Kedapatan Narkoba, Miras, Seks Bebas… Dikeluarkan!

Bagikan Bagikan
Ilustrasi
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pendidikan Menengah (Kadispenmen) Kabupaten Mimika Armin Wakerkwa menegaskan, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak sekolah tingkat SMA-SMK untuk menindak tegas dan mengeluarkan siswa dari sekolah apabila kedapatan mengkonsumsi Narkoba, Miras dan melakukan hubungan seksual.

"Jadi kelompok siswa yang miras, narkoba dan seksual ini kami dari Dinas akan tindak tegas dan berkoordinasi dengan sekolah untuk mengeluarkan siswa apabila kedapatan. Karena mengenai hal ini kami sudah sampaikan ulang-ulang ," tegas Kadispenmen kepada Salam Papua melalui Handphone, Rabu (29/10).

Oleh sebab itu, demi mengantisipasi terjadinya hal tersebut, Dia meminta, orang tua agar mendukung pihak sekolah untuk selalu menasihati dan mengawasi anak-anaknya supaya tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif. Dan jika ternyata ada tindakan tegas yang diberlakukan bagi siswa yang melakukan hal-hal negatif tersebut, maka diharapkan orang tua tidak perlu melakukan tindakan-tindakan anarkis dan melawan hukum.

"Jangan sampai setelah kita tindak tegas orang tua siswa atau siswa yang bersangkutan datang palang sekolah atau ngamuk di Dinas. Maka sebelum terjadi sebaiknya harus menjaga," pintanya.

Dia mengatakan, sanksi yang diberikan sekolah pastinya berdasarkan aturan-aturan yang jelas dan sudah disosialisasikan sebelumnya. Sehingga siapapun yang tidak disiplin dengan aturan akan ditindak supaya tidak berpengaruh kepada siswa yang lain.

"Karena kalau kita tidak tegas maka generasi kita ini ke depan akan hancur. Jadi semua pihak harus ikut berperan untuk menjaga anak bangsa ke depan yang lebih baik," katanya.

Untuk itu sekali lagi Dia menegaskan, mulai saat ini siswa SMA-SMK agar menjauhi rokok, miras, Narkoba, dan hubungan seks bebas. Karena hal tersebut sangat merugikan diri sendiri, orang tua, masyarakat maupun bangsa dan negara. Sebagai siswa yang harus dilakukan hanyalah belajar dan belajar. "Saya minta supaya anak-anak SMA-SMK utamakan belajar, kesampingkan hal negatif," tegasnya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment