Soal Opini Nilai Tertinggi dan Murni WTP Menteri Keuangan Beri Piagam Penghargaan Kepada Pemda Asmat

Bagikan Bagikan
Bupati Asmat Elisa Kambu saat menerima piagam penghargaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.
SAPA (ASMAT) – Keberhasilan Pemerintah Daerah (Pemda) Asmat mensponsori Pesta Budaya Asmat ke 32, disempurnakan dengan penerimaan piagam penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Muliyani. Atas keberhasilan itu, Pemda Asmat dianugerahi penilaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) empat kali berturut-turut, dengan standar penilaian delapan kabupaten dan Propinsi Papua meraih opini penilaian tertinggi dan murni.

Penilaian dan torehan tertinggi Pemda Asmat dari delapan kabupaten dan Propinsi Papua itu, wujud dari kerja keras dan koordinasi yang tinggi dalam mengelola keuangan daerah sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Standarisasi dan kriteria manajemen pengelolaan keuangan, Pemda Asmat memenuhi seluruh kriteria dan syarat pengelolaan keuangan secara administrasi dan didukung dengan bukti berupa kuitansi serta bukti visualisasi pengelolaan keuangan daerah.

“Ini wujud dari prestasi yang membanggakan. Wujud dari kerja keras dan harmonisasi penyelenggaraan pemerintahan dalam pengelolaan keuangan bahwa semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) bekerja keras sesuai syarat dan kriteria akuntansi pemerintahan. Maka, Pemda Asmat wajar menerima piagam penghargaan dari Menteri keuangan, karena berhasil berturut empat kali dari 2013, 2014, 2015 dan 2015 menerima penilaian opini WTP. 

Dan Kabupaten Asmat meraih nilai tertinggi dan murni empat kali berturut-turut  opini WTP dari delapan  Kabupaten dan Propinsi Papua,” kata Kabid Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kementrian Keuangan Propinsi Papua, Syarif Donofan, usai mewakili Menteri Keuangan Sri Muliyani memberikan piagam penghargaan kepada Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos dan Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo, ST yang didampingi Setda Asmat, Bartholomeus Bokoropces dan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset daerah Frans H. Sinurat, S.STP dihadapan ribuan warga dan peserta Pesta Budaya Asmat, di Lapangan Yos Soedarso, Selasa (24/10).

Penerimaan piagam penghargaan dari Menteri Keuangan oleh Bupati Asmat dan wakil Bupati Asmat, turut dihadiri seluruh Kepala SKPD dan eselon III serta staf di lingkungan Pemda Asmat.

Menanggapi hal itu, Bupati yang didampingi wakil Bupati Asmat menegaskan, piagam penghargaan ini wujud dari kerja keras semua semua pihak di lingkup Pemda Asmat. Namun dibalik itu, tugas dan perjuangan keras tersebut belum selesai. Maka, semua SKPD di ajak merapatkan barisan, bergandengan tangan, dengan satu hati mengerjakan yang terbaik untuk memajukan tanah dan bumi Asmat. Karena, piagam penghargaan yang di terima akan bernilai besar ketika warga masyarakat Asmat dan kemajuan Asmat semakin nyata.

“Kita patut bersyukur dan bersyukur. Saya dan adik saya Tom (wakil Bupati Asmat-Red) serta kita semua mendapat penghargaan ini satu kali, dan diawali kaka Yuvensius A. Biakai berturut-turut tiga kali memiliki andil besar bagi kita semua, untuk mempertahankan penilaian opini WTP empat kali berturut-turut dengan nilai tertinggi dan murni dari delapan kabupaten dan Propinsi Papua,” kata Bupati Asmat dihadapan tim dari Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Propinsi Papua dan ribuan warga Asmat serta peserta Pesta Budaya Asmat ke 32.

Dia berharap kepada semua Kepala SKPD dan staf, agar setiap kali tidur dan bangun selalu bertanya apa yang akan dilakukan, dikerjakan hari ini dan kerja apa yang akan diberikan kepada tanah dan masyarakat Asmat. Sehingga daerah ini dari saat ke saat semakin maju.

“Kita akan dikenang selamanya oleh masyarakat ketika kita memberikan penghargaan dan pelayanan yang terbaik memajukan mereka dan demi kemajuan daerah ini. Dan saya titipkan salam dan ucapan terima kasih kepada ibu menteri keuangan,” katanya berapi-api disambut tepuk tangan meriah ribuan warga dan peserta Pesta Budaya Asmat ke 32.

Senada dengan Bupati, wakil Bupati Asmat menegaskan, piagam penghargaan dari Menteri Keuangan yang di terima Pemda Asmat melalui Bupati Asmat sebagai bentuk apresiasi dari pemerintah pusat memotivasi Pemda Asmat untuk mempertahankan pengelolaan keuangan daerah Asmat yang memenuhi standart administrasi keuangan, serta didukung dengan bukti yang akurat serta visualisasi dari kriteria akuntansi pemerintahan kedepan.  
  
“Ini sebuah bukti pengakuan dari pemerintah pusat atas hasil kerja keras Pemda Asmat mengelola keuangan sesuai amanat Undang-Undang pengelolaan keuangan daerah dan standar akuntansi pemerintahan,” katanya.

Menjawab media ini, Kabid Anggaran Ditjen Perbendaharaan Kementrian Keuangan Propinsi Papua, Syarif Donofan menjelaskan, Pemda Asmat tidak hanya mampu mengelola keuangan daerah sesuai standar dan kriteria akuntasi pemerintahan. Juga Pemda Asmat memenuhi standar akrual pengelolaan keuangan daerah.


“Itu tidak mudah. Ini membutuhkan komitmen dan kerja keras, sinergis dan kreativitas dan koordinasi yang tinggi untuk mewujudkan itu dalam mengelola keuangan sesuai kriteria dari sisi administrasi keuangan yang disertai dengan bukti dan visualisasi. Kalau tidak didukung dengan sinergis dan koordinasi yang tinggi, akan sulit dicapai. Pemda Asmat meraih prestasi yang sangat membanggakan dalam soal ini dan mendapat penilaian yang tertinggi dan murni dari Kabupaten Yapen Waropen, Kota Jayapura, Propinsi Papua, Mimika, Nabire. Merauke dan Jayawijaya yang juga menerima opini WTP,” katanya. (Fidel)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment