Trotoar Rendah Strategi Keselamatan Pengendara

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika, Dominggus R.H Mayaut, ST., M.Si mengatakan, pembangunan trotoar di beberapa ruas jalan dalam wilayah Kota Timika, sengaja di desain rendah sebagai strategi bagi keselamatan dan kenyamanan pengendara.

Seperti rendahnya trotoar di Jalan Cenderawasih dan Jalan Hassanuddin serta beberapa ruas jalan lainnya, bukan menghemat biaya atau mengalihkan sebagian anggaran untuk keperluan tertentu, melainkan trotoar rendah akan mempermudah akses keluar masuk kendaraan ke setiap rumah warga, kantor atau tempat usaha.

“Kalau yang dulu totoar itu tingginya hampir setengah pintu mobil. Itu makanya mobil terpaksa parkir harus makan badan jalan. Tapi sekarang begitu orang buka pintu mobil jadinya aman-aman saja. Begitu juga akses untuk keluar masuk rumah orang atau tempat usaha,” tutur Robert ketika dikunjungi Anggota Komisi C DPRD Mimika di ruang kerjanya Kantor Pusat Pemerintahan, Rabu (4/10).

Ia mengakui, saat ini pembangunan trotoar di Kota Timika dan sekitaranya berdasarkan hasil perbandingan dari beberapa kota lain di Indonesia, seperti di Bali dan Jakarta. Meski pengerjaan trotoar yang menggunakan APBN atau APBD provinsi, tetapi untuk model, tinggi dan lebar trotar akan tetap mengikuti ketentuan yang ditetapkan dalam desain kabupaten.

“Memang banyak yang protes, kenapa trotoar itu rendah sekali? nanti rawan kecelakaan. Kecelakaan itu jangan salahkan bentuk trotoar atau jalan, tapi harus diwaspadai oleh manusia,” katanya.

Selain Jalan Cenderawasih dan Hasanuddin, pembangunan trotoar yang sama juga telah dilakukan di ruas jalan sekitar Poumako, tepatnya di wilayah SMKN V. Bahkan Ia mengakui, ruas jalan tersebut kini telah di aspal sepanjang dua kilo lebih.

“Intinya kita bangun itu sebagai strategi, sebagai ruas jalan strategis dan kenyamanan masyarakat. Tidak benar itu, karena danaya kita pakai untuk yang lain-lain. Kita juga manusia yang takut untuk melenyapkan uang negara,” katanya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment