Tunggak Ratusan Juta Mahasiswa Tinggalkan Asrama

Bagikan Bagikan




SAPA (TIMIKA) – Kepala bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintah Kabupaten Mimika, Hengky Amisim mengakui telah menemui pemilik kontrakan yang ditempati oleh Mahasiswa Mimika di Manokwari. Dalam pertemuan tersebut pemilik kontrakan melaporkan puluhan mahasiswa asal Mimika telah menunggak selama satu tahun dengan total biaya kontrakan Rp 150 juta.

“Saya sudah ketemu dengan pemilik kontrakkan itu. Tapi saya minta supaya dia buatkan surat tagihan lengkap. Dan sekarang tagihan dari pemilik kontrakan itu sudah masuk. Tinggal kita masukkan ke BPKAD,” katanya ketika ditemui Salam Papua di ruang kerjanya, Rabu (4/10).

Ia mengakui, laporan penunggakan kontrakan tersebut tergolong terlambat dikethaui. Dengan demikian jika dalam anggaran 2017 tidak dialokasikan, maka pelunasan tunggakan tersebut akan diusulkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD) nanti.

Menurutnya pemilik kontrak bersangkutan mengakui telah lebih dari lima tahun memiliki kontrak dengan Pemda Mimika. Akan tetapi kontrak tersebut dibuat bersama pejabat SDM sebelumnya.

“Saya tidak tahu kalau ada kontrak selama berapa tahun dengan pejabat lama kita. Yang jelas kalau saya sendiri menjabat, tidak pernah tandatangan kontrak,” tuturnya.
Asrama Ditinggalkan Dinilai Tidak Layak Huni

Dia menyebutkan pada 2016 lalu Pemda Mimika membangun asrama khusus berlantai dua dan mewajibkan seluruh mahasiswa Mimika untuk menempati asrama tersebut. Akan tetapi setelah beberapa lama kemudian, seluruh mahasiswa meninggalkan asrama dengan alasan tidak layak huni.
“Mereka ngotot kalau di asrama tidak ada lampu dan air. Selain itu mereka juga mengeluh asrama itu tidak ada atap karena berbentuk ruko. Jadi kalau hujan, maka air tergenang dan bocor sana-sini,” katanya.

Dikatakannya akibat asrama tidak layak huni, maka seluruh mashasiswa tersebut kembali ke kontrakan lama sebelum asrama dibangun.

“Kontrakan yang sekarang nunggak itu merupakan kontrakan yang dulu sebelum mereka diasramakan,” ujarnya. (Acik)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment