Uskup : Mimika Harus Lebih Baik

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA) – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mimika ke 21, Uskup Keuskupan Timika, Mgr. John Philip Saklil, Pr, menyuarakan sekaligus mengingatkan seluruh masyarakat khususnya umat Katolik dan Pemerintah Daerah (Pemda), agar kedepan menjadikan Mimika jauh lebih baik lagi. Selain itu Pemda harus memperhatikan masalah pendidikan yang terjadi di sekolah-sekolah.

“Semoga Mimika menjadi berkat bagi semua orang. Mimika ini sudah menjadi berkat, hanya saja bagaimana tahun-tahun depan supaya bupati, pemerintah, pengusaha, masyarakat, dan gereja lebih memperhatikan satu perkembangan kota yang mempunyai peluang untuk semua orang bisa berkembang, bahwa semua sumber-sumber kekayaan daerah ini belum membawa dampak yang maksimal,” kata Uskup kepada Salam Papua, disela-sela acara syukuran konsekrasi Gereja Katedral Tiga Raja, Sabtu (7/10).

Uskup John mengatakan, sangat disayangkan, daerah yang kurang sumber daya alam tetapi bisa berbuat sesuatu. Sementara Daerah Mimika ini  sangat kaya sumber daya alam tapi belum membuat sesuatu.

“Saya berharap, mungkin bupati yang baru nantinya adalah orang yang bisa membangun daerah ini menjadi tungku api  yang hidup. Tungku api yang harus terus menyala dalam keluarga dan tungku api yang harus menyala dalam masyarakat dan bangsa kita. Agar harapan dan keselamatan bisa dirasakan banyak orang. Tungku api harus menyala dalam kehidupan pemerintah, juga menjadikan Mimika ke depan menjadi lebih baik,” harapnya.

Dijelaskan, keserakahan dan kesombongan telah membawa manusia jatuh dalam dosa. Namun Allah tidak berhenti mencintai manusia. Allah mengutus putra-Nya untuk membebaskan umat manusia dari dosa.

“HUT Mimika ke-21 ini, manusia harus berhenti hidup dalam keserakahan dan kesombongan. Usia ke-21 tahun bukan usia yang baru, sehingga perlu adanya perubahan nyata yang diberikan untuk kota ini dan masyarakat,” jelasnya.


“Terlebih harus bisa memperhatikan pendidikan di Mimika, karena selama ini masalah yang terjadi adalah masalah pendidikan di sekolah-sekolah,” tambahnya. (Maria Welerubun)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment