Warga Geram Dengan Pelayanan Pembuatan Kartu Kuning

Bagikan Bagikan




SAPA(TIMIKA) - Sejumlah warga yang hendak mengurus Kartu Kuning mengaku geram dengan pelayanan pembuatan kartu kuning. Pasalnya selam 2 hari yakni Kamis hingga Jumat  (5-6/10) kemarin tidak melakukan pelayanan kepada masyarakat. Padahal tidak ada hari libur.

"Sudah dua hari dari hari Kamis- Jumat ini kita datang untuk urus kartu kuning tetapi pegawai tidak di tempat. Sementara tidak ada libur. Kalau libur pasti kita juga tidak mungkin datang urus kartu kuning," ungkap seorang warga yang bernama Alfiiani kepada Salam Papua saat ditemui di Sentra Pemerintahan, Jumat (6/10).

Sebagai pegawai yang bertugas untuk melayani masyarakat menurutnya, harus berada di tempat untuk melayani masyarakat. Apalagi mengenai kartu kuning ini sangat diperlukan oleh para pencari kerja dalam melamar pekerjaan. Selain itu jarak dari Timika ke Sentara Pemerintahan cukup jauh untuk pulang pergi menggunakan ojek.

"Sudah dua hari kita tunggu sampai siang tetapi tidak buka. Bahkan tidak ada pemberitahuan kepada warga yang menunggu.  Sehingga ada yang tunggu sampai jam 1 hingga jam 2," ujarnya.

Sebagai warga, dirinya bahkan tidak mengerti mengapa pegawai tidak melakukan  pelayanan kartu kuning. Sementara dinas yang lain seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispencapil) tetap melayani warga seperti biasa.

"Apabila ada libur atau tidak buka sama sekali seharusnya ada pengumuman yang jelas sehingga masyarakat tidak menunggu berjam-jam. Tetapi ini di depan loket mereka hanya tulis tutup jadi pikiran kita pasti buka jadi kita tunggu sampai jam 1hingga jam 2 juga tidak buka," ujarnya dengan nada kesal.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Afrance. Dirinya juga sudah dua hari mendatangi kantor Disnaker untuk urus Kartu Kuning. Tetapi tidak ada pegawai satupun yang melayani masyarakat.

"Sudah dua hari ini kita duduk tunggu tetapi tidak buka. Di depan loket mereka hanya tulis tutup kita pikir mereka akan buka lagi. Seharusnya ada pengumuman yang ditempel di depan kalau tidak ada pelayanan. Supaya orang tidak tunggu," katanya.

Untuk itu, dia meminta Bupati atau Wakil Bupati untuk memperhatikan kinerja para pegawai yang ada supaya ke depan pelayanan lebih maksimal dan tidak mengecewakan masyarakat.

"Kita harap Bupati maupun Wakil Bupati untuk perhatikan hal kecil ini. Supaya masyarakat tidak pulang pergi hanya urus kartu kuning," ujarnya. (Albin)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment