40 Penerjun Paskhas TNI AU Terjun Payung di Teminabuan

Bagikan Bagikan


Komandan Wing 1 Paskhas Jakarta, Kolonel (Pas), Roy Rassy Fay M. Bait

SAPA (SORONG) - Komandan Wing 1/Paskhas Jakarta, Kolonel (Pas) Roy Rassy Fay M. Bait mengatakan, belum banyak rakyat Indonesia  mendengar dan belum banyak personel TNI AU mengetahui "Ops Serigala" tahun 1962. Sangat sedikit literatur yang bisa kita dapatkan tentang sejarah operasi tersebut.

Roy mengatakan, Teminabuan sebuah daerah di Kabupaten Sorong Selatan, pada saat Ops Trikora 1962, Pasukan Gerak Tjepat (PGT) TNI AU diterjunkan dengan pesawat Hercules, berhasil melaksanakan penerjunan dan menancapkan Bendera Merah Putih "pertama" di Papua sebagai amanat dr Presiden Soekarno.

Setelah sekian puluh tahun yang lalu, Hari ini, Jumat 10 November 2017, di hari Pahlawan, sebanyak 40 penerjun Paskhas TNI AU, melaksanakan penerjunan di Tugu Merah Putih mengenang arwah para Pahlawan yang beristirahat tenang di TMP Cakrabuanacakti Teminambuan. Diiringi nyanyian nasionalisme dan kecintaan warga Papua saksi mata sejarah militansi loyalolitas dan profesionalisme prajurit PGT kala itu.

Kegiatan penerjunan  dalam rangaka Hari Pahlawan dan peringatan HUT ke 70 Korpaskhas tangal 17 Oktober 2017 yang telah dilaksanakan dengan upacara parade dan defile prajurit Paskhas di Lanud Adi sutjipto. Kelanjutan dari rangakaian kegiatan HUT, tepatnya pada tanggql 10 November 2017 juga dilaksanakan penerjunan di Teminabuan oleh 40 penerjun prajurit Korpaskhas. Pelaksanaannya  berjalan dengan aman dan lancar, dimana  6 peterjun juga membawa 6 bendera termasuk bendera Merah Putih dapat dikibarkan dengan sempurna.

“Kegiatan terjun payung di Teminabuan juga untuk mengenang penerjunan Paskhas yang saat itu masih bernama Pasuka Gerak Tjepat (PGT),” kata Roy. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment