6 November KPUD Laksanakan Tes Tertulis PPD & PPS

Bagikan Bagikan
Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal, S.Km.
SAPA (TIMIKA) – Dalam rangkan melaksanakan tahapan Pilkada serentak 2018 dan Pilpres 2019 di Kabupaten Mimika, KPUD Mimika akan melaksanakan tes tertulis bagi calon tenaga Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS). Rencanya tes tertulis ini akan dilaksanakan pada 6 November mendatang.

Ketua KPUD Mimika, Theodora Ocepina Magal, S.Km kepada awak media dikantornya, Jalan Yos Sudarso, Kamis (2/10) mengatakan, sesuai pelaksanaan tahapan Pilkada di Mimika, anggaran tahap pertama yang sudah ada dari Pemkab Mimika akan digunakan melaksanakan sejumlah kegiatan. Kegiatan yang dimaksud antara lain, sosialisasi dan tes tertulis perekrutan tenaga PPD dan PPS, serta pemeriksaan berkas pencalonan perseorangan melalui jalur independen. Dimana, anggaran untuk tahap pertama sebesar Rp9 milyar tersebut akan digunakan sesuai ketentuan.

“Tahapan pelaksanaan perekrutan PPD dan PPS secara nasional akan di laksanakan tanggal 12 Oktober sampai 11 November. Pada 11 November harus di lantik. Untuk persiapan seperti penggandaan soal dan alat tulis kantor (ATK), honor dan sewa gedung semuanya butuh dana,” katanya.

Tes tertulis calon tenaga PPD dan PPS akan dilaksanakan dalam satu hari. Bagi peserta yang dinyatakan lolos, prosesnya akan dilanjutkan ke tahap wawancara. Sehingga, dalam waktu seminggu akan diupayakan semua tahapan perekrutan tenaga PPD dan PPS bisa tuntas.

"Seluruh jumlah PPD dan PPS yang mengikuti tes tertulis ada sebanyak 900 orang. Untuk tempat pelaksanaan tes tertulis belum dapat ditentukan, karena masih mencari tempat yang pas nantinya. Direncanakan menggunakan gedung sekolah dengan waktu siang hari, agar tidak menganggu proses belajar mengajar. Kita sudah menyurati beberapa sekolah tapi belum ada jawabannya,” terangnya.

Terkait tahapan sosialisasi, kata Ocepina, KPUD akan berupaya menjelaskan kepada masyarakat bagaimana dapat menggunakan haknya dengan menjadi pemilih yang baik, baik itu pemilih pemula maupun yang berhak dan pernah ikut memilih dalam penyelenggaraan Pemilu. Juga sosialisasi penyampaikan informasi kepada masyarakat yang berkebutuhan khusus agar dapat diberi ruang informasi terkait Pilkada dan Pilpres.

Sementara itu, jika didalam proses perekrutan tenaga PPD dan PPS terdapat yang sudah pernah menjadi tenaga PPD dan PPS sebelumnya, maka mereka itu tidak bisa mengikuti tes berikutnya.

“Untuk peserta saat ini, PPD sebanyak  412 orang. Sedangkan untuk PPS ada 498 orang. Untuk tenaga PPD akan direkrut sebanyak 5 orang per distrik, dan untuk PPS sebanyak 3 orang untuk tiap kampung atau desa,” jelasnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment