Anggota DPRP Terkejut Kota Timika Semrawut

Bagikan Bagikan
Anggota DPRD Papua, Martin
SAPA (TIMIKA) - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi (DPRP) Papua terkejut dengan jalannya pembangunan di Mimika. Dengan adanya APBD Mimika yang mencapai Rp 2 triliun lebih, seharusnya pembangunan di Kota Timika berjalan dengan baik, tidak semrawut seperti sekarang ini.

Hal ini disampaikan anggota DPRP Papua Martin saat reses kerja ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Mimika, Jalan Cenderawasih Timika, Jumat (10/11).  Menurut Martin, pembangunan yang dilihat tidak berjalan dengan semestinya. Padahal, di Timika ada PT Freeport Indonesia yang merupakan andalan Kabupaten Mimika

"Padahal Timika merupakan basis dari pariwisata nantinya di Papua. Kota harus di tata bagus, hotel harus di dibangun bagus," katanya.

Ia menjelaskan, keberadaan PT Freeport harusnya membawa dampak dalam pembangunan di Timika. Dengan APBD yang cukup besar seharusnya Timika sudah membangun infrastruktur yang cukup memadai. Apalagi Timika pada tahun 2020 akan menjadi tuan rumah Pekan Olah Raga Nasional (PON) XX. Pembangunan harus terus digalakkan untuk menjadi tuan rumah yang baik.

"Pembangunan terus digalakkan. Pembangunan harus bersaing dengan kota lain di luar Timika. Pelaksananan PON nanti menjadi bagian dari pembangunan di Kabupaten Mimika," ujarnya.
Terkait mandeknya pembangunan di Timika, katanya, harus dilihat dari pemimpinnya. Pemimpin harus dapat menjadi tuan rumah di tanahnya sendiri. Sistem yang ada sekarang tidak pandang bulu apabila bermain-main dengan jabatannya.

"Seorang pimpinan yang menggunakan disposisi yang sembarangan maka hukum akan menantinya. Rencana kerja harus dapat dilihat waktu masa pemerintahannya. Harus ada perubahan, hal itu akan menjadi ukurannya," jelasnya.

Lanjutnya, apabila pemimpin tidak menjadi tuan rumah bagi daerahnya sendiri maka pembangunan  juga tidak akan jalan. Hal itulah yang terjadi di Kabupaten Mimika. Rasa memiliki daerah ini tidak dimiliki oleh pemimpinnya.

Adanya  anggaran yang besar harus dapat  membangun sumber daya manusia (SDM), apalagi Timika dihuni oleh berbagai suku, agama dan golongan.

"SDM harus dibangun, agar kota juga maju. Tidak hanya itu, seorang pemimpin harus punya rasa memiliki daerahnya sendiri agar dapat membangun daerahnya sendiri menjadi lebih maju," jelasnya. (Tomy)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment