Angkat Topi Buat Walkot Ridwan Kamil

Bagikan Bagikan

Ridwan Kamil, menerima IMASEPA di Pendopo Wali Kota Bandung

Natal Bersama IMASEPA dan Reuni Akbar Alumni Bandung
SAPA (BANDUNG) – Koordinator Alumni Bandung, Pdt. Fritz Fonataba mengaku angkat topi terhadap komitmen hati dan perhatian besar Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil kepada anak-anak dari  tanah Papua, baik dari Propinsi Papua Barat dan Propinsi Papua mulai dari anak-anak SD, SMA, Mahasiswa hingga Alumni Bandung diminta didata secara detail.

Permintaan itu menjawab masalah yang dihadapi anak-anak Papua yang bermasalah dalam hal identitas kependudukan dan hak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik berupa kepemilikan BPJS kesehatan.

“Saya minta melalui wadah Ikatan Mahasiswa Sepapua (IMASEPA) dan pengurus alumni Bandung yang berdiam di wilayah Kota Bandung yang sedang sekolah, baik anak-anak SD, SMP, SMA, Mahasiswa dan alumni Bandung mendata semua anak-anak yang bermasalah soal KTP. 

Karena, mereka semua memiliki hak yang sama untuk memperoleh identitas yang jelas dan  BPJS kesehatan,” kata Ketua Koordinator Alumni Bandung, Pdt. Fritz Fonataba, S.Th mengutip pernyataan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil ketika menerima Panitia Pelaksana (Panpel) Natal bersama IMASEPA dan Panitia Pelaksana (Panpel) reuni akbar alumni Bandung 2017 dalam pertemuan di Pendopo Wali Kota Bandung, Jum,at (25/11) dengan Wali Kota Bandung kepada media ini melalui selulernya dari Bandung, Senin (27/11) sore.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota  (Walkot) Bandung menyampaikan kesediaannya siap membantu secara gratis memberikan konsep perencanaan kota kepada Bupati dan wali kota setanah Papua dan Papua Barat. “Saya sudah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan di Papua. Apabila, Bupati dan wali kota di Propinsi Papua dan Papua Barat membutuhkan konsep perencanaan kota untuk Papua.

Saya siap lahir batin memberikan secara gratis dan wellcome untuk anak-anak Papua yang sedang belajar di Kota Bandung,” kata Pdt. Fritz yang sudah 40 tahun hidup di Kota Pasundan Bandung itu sekali lagi mengutip pernyataan Ridwan Kamil.

Sosok Walkot Bandung Ridwan Kamil menurut Pdt. Fritz Fonataba tidak hanya memiliki kerendahan hati yang tinggi. Beliau sosok anak bangsa pemersatu bagi semua entitas suku dan golongan di Kota Bandung. 

Komitmennya itu diperlihatkan dengan penyambutannya yang ramah, mempersilahkan dan mendukung penuh baik moril maupun sarana dan prasarana yang proporsional memberikan kontribusi dalam dua agenda acara IMASEPA hendak merayakan Natal bersama, Jum’at 29 Desember 2017  dan agenda reuni akbar alumni Bandung 30 Desember 2017 mendatang.

Bahkan ia mengundang secara resmi seluruh anak-anak dari Propinsi Papua dan Papua Barat yang berdiam di tanah Pasundan ikut bersama-sama menutup tahun 2017 di Pendopo Walkot Bandung 31 Desember 2017 mendatang.

Kedua angenda itu, Walkot Bandung memberikan fasilitas Pendopo Wali Kota Bandung sebagai tempat acara berlangsung.

“Nanti dalam dua agenda itu Pa Walkot Bandung Ridwan Kamil sudah mengaku bersedia hadir sebagai undangan. Dan jangankan hadir sebagai undangan. Beliau juga sudah berjanji memberi dukungan penuh.

Kepada panitia dia sudah meminta menyerahkan proposal anggaran Natal bersama itu dan proposal reuni akbar alumni Bandung pada staffnya pa Doddy. Dia bilang nanti pa Doddy yang menilai dan tentu dibantu secara proporsional,” kata Pdt. Fritz berapi-api.

Menjawab media ini Pdt. Fritz mengakui kalau inisiator yang mempertemukan Walkot Bandung dengan Panpel Natal bersama dan Panpel reuni akbar alumni Bandung 2017 ini melalui salah satu pengurus Alumni Bandung, Ray Manurung.

“Inisiatornya, anak-anak Tuhan yang sudah memiliki hubungan batin dengan Wali Kota Bandung. Dan mereka ini sudah mempersembahkan reuni alumni Papua Bandung di Timika dengan pak Wali Kota dan tahun ini dilaksanakan di Kota Bandung,” katanya.

Dari data yang dihimpun media ini, kedua ageda besar itu berdasarkan kesepakatan panitia dari masing-masing alumni disepakati menyetor sumbangan wajib dan sumbangan sukarela atau bebas, baik persiapan Natal bersama IMASEPA Jabar, juga persiapan reuni akbar alumni Bandung 2017.

 Menurut rencana panitia, dalam reuni akbar alumni Bandung pada saat acara puncak, selain ramah tamah akan disemarakan dengan musik dan menghadirkan artis Papua, Tour Kota Bandung dan acara lepas rindu.

Muara dari semua kegiatan tersebut bertujuan mengikat tali persaudaraan dan memupuk kebersamaam.

Dan turut hadir dalam pertemuan itu antara lain, mantan ketua reuni akbar alumni Papua, Hesti Komber, Koordinator Alumni Papua Bandung, Pdt. Fritz Fonataba, S.Th, Fasilitator, Ray Manurung, Ketua Panpel Natal IMASEPA, Christian Waromi dan Sekretaris Panpel Natal IMASEPA, Nando Kambu. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment