Antisipasi Keamanan di Kwamki Narama

Bagikan Bagikan
Kabag Ops Mimika, Kompol Tony Upaya
TIMIKA - Polres Mimika masih terus berupaya melakukan pendekatan dengan masyarakat di Distrik Kwamki Narama yang selama ini terlibat konflik.  Upaya itu  mengantisipasi situasi keamanan dan konflik yang masih berjalan.

“Pendekatan kongkrit  yang sedang diterapkan anggota kepolisian Polres Mimika mengadakan pendekatan kepada tokoh masyarakat, tokoh adat dan toko agama,” kata Kabag Ops Polres Mimika Kompol Tony Upuya SE kepada  wartawan saat ditemui di Kantor DPRD kabupaten Mimika, Kamis (23/11).

Selain pendekatan dengan para tokoh tersebut, polisi juga sedang mengajak warga masyarakat agar tidak melakukan hal- hal yang menganggu Kamtibmas, apalagi dengan perang yang terus menerus. Saat ini, konflik antara kelompok atas dan kelompok tengah itu sering kali terjadi di Kwamki Narama. Persoaalan ini sebenarnya sudah selesai,  akan tetapi akibat dari meninggalnya salah seorang dari kampung tengah pada beberapa waktu yang lalu, perseteruan dan perang  kembali terjadi.

Untuk mengatasi situasi itu, aparat kepolisian tengah melakukan upaya untuk mempertemukan antara kedua kubu yang sering terlibat konflik. Petugas berharap bisa membahas secara kekeluargaan untuk mencari solusi yang terbaik. Ditengah upaya tersebut, Polres Mimika tetap bersiaga untuk menjaga Kamtibmas dengan jumlah personil tiga kompi yang terdiri dari satu kompi Brimob, satu kompi Sabhara dan satu kompi gabungan staf.

"Saya berharap kedepannya ada penyelesaian yang lebih baik lagi, sehingga tidak menimbulkan dampak yang memakan korban jiwa lagi akibat dari pertikaian tersebut," harapnya.

Menjawab media ini, dia menegaskan upaya yang sudah dilakukan anggota kepolisian dengan menyatukan ketiga kubu. Upaya ini juga searah dengan saran yang disuarakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika. Anggota DPRD sudah dua kali mengunjungi daerah tersebut. Kunjungan dilakukan dengan bertatap muka langsung dengan masyarakat yang terlibat konflik.

Dari data media ini dalam kunjungan terakhir, Ketua DPRD Mimika Elminus Mom mengharapkan kedua kubu berdamai. Namun, salah satu kubu belum bisa menerima perdamaian yang diajukan oleh anggota DPRD.


Strategi mengantisipasi perang yang terus berlanjut, kata Tony, kepolisian tetap berjaga jaga di titik rawan perang dari ketiga kubu. “Kami sudah siagakan anggota kami  dititik titik rawan, agar dapat meredam terjadinya perang,” ujarnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment