Aplikasi AKAI MENO Dukung Mimika Menuju Smart City

Bagikan Bagikan
John Rettob
SAPA (TIMIKA) – Permerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika akan me-launching (Hari ini-Red) Aplikasi AKAI MENO yang merupakan salah satu bagian dari program implementasi Bimbingan Teknik (Bimtek) menuju Mimika Smart City.


Penggunaan aplikasi ini merupakan jembatan untuk membangun komunikasi antara masyarakat dengan Pemerintah, dalam hal ini untuk mengadukan dan memberikan multi informasi yang ingin disampaikan kepada pemerintah daerah.

“Ini salah satu pendukung supaya Mimika juga bisa masuk dalam kategori smart city. Dengan adanya aplikasi ini berarti menjadi syarat menuju smart city. Dengan adanya aplikasi ini maka peluang masyarakat dalam memberikan segala macam informasi atau pengaduan akan lebih leluasa. Jadi masyarakat bisa bebas menyampaikan seluruh keluhan tentang persoalan apa saja,” kata Kadishubkominfo, Jhon Rettob usai melaksanakan Bimtek di Cenderawasih Hall, Hotel Serayu, Senin (6/11).


Pemberian nama AKAI MENO menurut Jhon,  memiliki arti, yang mana AKAI merupakan bahasa Kamoro yang biasa dipakai saat mengeluhkan sesuatu maupun saat kaget. Sedangkan MENO sendiri diambil dari bahasa Amungme.

“Yang jelas kita memberi nama yang sesuai dengan ciri khas pribumi. Jadi nama ini merupakan pembauran dari Kamoro dan Amungme, AKAI memiliki kepanjangan Aduan, Keluhan, Aspirasi dan Informasi. Kalau MENO itu bahasa saudara-saudari kita yang Amungme dan juga mempunyai arti tersendiri,” katanya.


Dia juga mengatakan, sebelum pelaksanaan launching aplikasi yang akan dipakai dalam menjembatani masyarakat dan Pemerintah, sebelumnya telah dilaksanakan Bimtek yang dihadiri oleh narasumber langsung dari Kementerian Komunikasi dan Informatika. Ia mengakui, salah satu out put dari Bimtek tersebut adalah master plan untuk pembangunan smart city yang bisa ditempuh dalam jangka waktu pendek, menengah dan jangka panjang.

"Nanti di 2028 itu Timika ini semuanya sudah bisa untuk smart city. Selain adanya aplikasi ini, kita di Timika juga sudah dan akan terus membenah berbagai sektor. Khusus untuk sektor perhubungan saat ini sudah sangat bisa menjawab syarat menuju smart city," katanya.


Untuk launching aplikasi tersebut ia berharap, seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemkab Mimika bisa ikut serta. Sebab, selain lounching aplikasi AKAI MENO, juga akan dilakukan penandatanganan komitmen yang menyatakan bahwa semua pihak sudah siap untuk pembangunan smart city di berbagai bidang.

"Smart city ini bukan semata-mata aplikasi, tetapi aplikasi yang bisa menunjang masyarakatnya. Itu makanya saya berharap semua pimpinan SKPD bisa hadir karena ini penting dan menunjang smart city itu harus didukung oleh semua bidang atau sektor," ujarnya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment