Dana Pilkada Rp 9 M Dicairkan Hari Ini

Bagikan Bagikan

Marthen P. Malisa

SAPA (TIMIKA) - Kepala Bagian Keuangan Kabupaten Mimika Marten P. Malisa memastikan anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahap pertama Rp9 miliar yang sudah dianggarkan tahun 2017 sedang diproses untuk di transfer ke rekening KPUD Mimika.


"Berkaitan dengan anggaran Pilkada sudah ada perintah dari Bupati Mimika untuk dicairkan dan kita baru proses," ujar Marten kepada wartawan di Sentra Pemerintahan, Rabu (1/11).

Terkait dengan pencairan anggaran tersebut kata Marten, sebelumnya sudah ada proposal pencairan dana dari KPUD Mimika. Lalu kemudian ditindaklanjuti oleh disposisi dari Bupati Mimika untuk mencairkannya.

Pencairan dana ini, kata dia, diupayakan satu kali saja, supaya tahapan-tahapan Pilkada dapat berjalan dengan baik.

"Kalau sudah cair maka dananya bisa langsung dialokasikan. Sehingga jangan sampai Pilkada dibatalkan, karena kalau dibatalkan kapan kita mau Pilkada," ujarnya.

Terpisah, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Mimika sudah menerima informasi via telepon dari Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Mimika bahwa dana Pilkada Kabupaten Mimika akan dicairkan (hari ini–Red) Kamis (2/11). Penyampain informasi ini di terima Ketua KPU Mimika Theodora Ocepina Magal, S.Km di kantor KPU Mimika Rabu (1/11) malam.

"Pada Rabu malam, sekitar pukul 19.00 WIT, Kabag Keuangan menyampaikan informasi akan dilakukan pencairan anggaran Pilkada pada Kamis (2/11)," katanya.

Ocepina menjelaskan, Kepala Bagian Keuangan, Martin P. Malisa, yang menginformasikan dana NPHD tahap pertama untuk KPUD Mimika itu berjumlah Rp9 miliar.

Ditanya mengenai rencanan ke depan setelah adanya pencairan, ia menjelaskan pihaknya akan langsung melanjutkan tahapan yang sudah dilaksanakan KPUD Mimika, yakni sosialisasi, kemudian perekrutan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang sudah mencapai proses tes tertulis dan wawancara kemudian dilanjutkan dengan pendaftaran pencalonan perseorangan yang mulai dibuka pada tanggal 5 November 2017.

Selain itu, KPUD  akan melakukan sosialisasi terkait bagaimana masyarakat bisa memiliki hak pilih dan menurut aturan yang sudah 17 tahun, pernah menikah dan mereka yang memiliki KTP Elektronik, agar masyarakat yg belum terdaftar bisa melakukan pendaftaran. Kemudian sosialisasi terkait dengan Pilkada Serentak akan digelar pada 27 Juni 2018 dan terkait dengan tatacara pencoblosan baik secara umum dan bagi mereka yang berkebutuhan khusus. (Albin/Tomy)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment