Diminta Warga Percaya Pemerintah dan Pastor

Bagikan Bagikan

Bupati Asmat, Elisa Kambu didampingi Pastor Bavo Felendity Pr sedang  menyampaikan nasihat kepada warga Kampung Yawas dan Kampung Waras.


SAPA (ASMAT) – Bupati Asmat Elisa Kambu, S.Sos meminta warga Kampung Waras dan warga Kampung Yawas, Distrik Fayit, Kabupaten Asmat mempercayai pemerintah dan para Pastor yang melayani warga setiap hari.

“Saya mau tanya kamu orang apa yang kurang dari saya memperhatikan kamu orang semua. Kalau kamu sudah tidak percaya lagi pemerintah, saya dan pastor yang setia melayani kamu setiap hari. Kamu mau percaya siapa lagi. Kamu mau percaya orang yang menghasut kamu supaya kamu semua celaka,” katanya kepada 500.000 san warga kedua kampung itu ketika berkunjung dan meminta mereka bekerja secara swadaya jembatan gantung Kali Yawas, di Kampung Yawas, Distrik Basim, Sabtu (4/11) lalu.

Dia menegaskan, akibat dari warga menolak sensus warga asli Papua dari pemerintah. Hukumannya warga Kampung Waras dan warga Kampung Yawas tidak berhak mendapat program perlindungan bangga Papua masing-masing anak usia 0 – 4 tahun, setiap bulan mendapat perlindungan Rp200.000,-. “Saya tidak bisa berbuat apa apa lagi. Habis kamu semua tidak mau didata dan lebih percaya orang yang menghasut kamu. Ingat! Berjuang merdeka itu sekolah dulu,” katanya kepada lima ratusan warga kedua kampung sambil meminta mereka bekerja secara swadaya jembatan gantung Kali Yawas serta menolak setiap orang yang menghasut warga, di Kampung Yawas.

Dia mengingatkan warga masyarakat kedua kampung itu, apabila ada yang mencoba-coba dan berusaha menghasut warga dengan pikiran yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia pasti berhadapan dengan alat negara. “Saya ingatkan kamu semua tidak boleh terbius oleh orang-orang yang sama sekali tidak mengerti apa apa. Saya minta kamu semua rajin mendorong anak sekolah dan kerja keras membangun keluarga yang sejahtera. Kalau kamu melawan negara. Pasti, kamu semua berhadapan dengan alat negara. Ingat baik-baik apa yang saya katakan hari ini. Saya sebagai anak dari kamu semua memiliki kewajiban untuk memberitahu hal itu. Jadi stop pikir yang aneh-aneh,” katanya mengingatkan.

Selain itu, dia mengajak ibu-ibu hamil dan menyusui aktif mengikuti program 1000 HPK dan ibu-ibu hamil dan menyusui tidak boleh membawa makanan ke rumah. “Sekali lagi saya minta ibu-ibu hamil dan menyusui makan  makanan bergizi di Posko 1000 HPK dan tidak boleh membawa makanan ke rumah. Saya mau tanya ibu-ibu hamil dan menyusui, bisakah tidak?” tanyanya disahut serempak ibu-ibu: “Bisa!” (Fidel)







Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment