Dinkes Monitoring dan Evaluasi Program Malaria

Bagikan Bagikan

Pertemuan monitoring dan evaluasi malaria.


SAPA (TIMIKA) - Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, menggelar pertemuan monitoring dan evaluasi program malaria di Kabupaten Mimika, Senin (6/11), di salah satu hotel dibilangan Jalan Yos Sudarso.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Seksi Wabah dan Bencana serta Penanggung Jawab Program Malaria, Usman La Alimuda mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menyatukan persepsi sekaligus melakukan validasi data. Sebab menurutnya, data malaria sangat sulit sehingga diperlukan validasi data malaria agar penyebaran dan kondisi terkini penyakit malaria di Mimika dapat dipetakan. Selain itu, membuat suatu persetujuan klinik-klinik yang menanggani kasus malaria untuk dapat melaporkan data penyakit malaria yang ditangani selama ini.

"Klinik inikan ada yang sudah melaporkan langsung, ada juga yang melaporkan data tersebut di puskesmas, sehingga perlu dilakukan kesepakatan bersama. Kalau mau lapor di puskesmas, ya di puskesmas wilayah klinik tersebut berada,” kata Usman.

Untuk mencapai tujuan tersebut, akan dikumpulkan pengelola dan penanggung jawab program malaria, analis kesehatan, dokter dan perawat senior yang berasal dari seluruh Puskesmas dan klinik di Mimika. Selanjutnya para peserta diminta membawa data kasus penyakit malaria dari tahun 2015 sampai 2017.

Kegiatan monitoring dan validasi data akan dilaksanakan selama tiga hari dengan memberikan sejumlah materi yang sudah disiapkan, salah satunya terkait logistik Dinkes melalui Puskesmas apakah dalam memberantas penyakit malaria masyarakat perlu diberikan obat gratis atau tidak, semua akan dibahas dalam kegiatan ini.

Selain itu, akan diisi materi terkait kebijakan, eliminasi, sistem pelaporan serta sosialisasi terkait tata cara pelaporan distribusi kelambu kepada masyarakat melalui SMS (Short Message Service). Sehingga Dinkes pun bisa langsung memantau proses distribusi kelambu.

“Materi nanti kita bagi menjadi empat, kemudian kita bagi menjadi tiga hari kegiatan. Selain materi itu, kami akan menggadakan sosialiasi terkait dengan sistem pelaporan distribusi kelambu dengan SMS,” katanya.

Dalam kegiatan di undang narasumber seorang dokter ahli penyaki malaria, dr Jeanne Rini Puspo Prodjo yang akan memberikan materi terkait tata laksana kasus malaria. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment