Disayangkan Pemkab Tidak Terlibat Dalam Kegiatan DPR RI

Bagikan Bagikan

Peggy Patricia Pattipi

SAPA (TIMIKA) - Anggota Komisi VII DPR RI menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika yang tidak ikut terlibat pada setiap kegiatan DPR RI yang dilakukan di Mimika. Salah satu diantaranya, DPR RI menggelar kegiatan sosialisasi kepada para petani Mimika, dimana saat kegiatan itu tanpa dihadiri perwakilan dari Pemkab Mimika.

Padahal, menurut Peggy Patricia Pattipi, undangan sudah disampaikan sejak jauh hari sebelum kegiatan. Namun, hingga kegiatan dilaksanakan tidak ada utusan atau perwakilan Pemkab Mimika.

“Kita sudah sampaikan undangan, tapi pemda tidak datang. Saya juga heran, kenapa saat saya mengadakan acara di Timika, pemda tidak pernah hadir dalam acara saya. Mungkin ada perang politik, saya memaklumi hal itu," kata Peggy saat ditemui di Grand Tembaga Hotel, Rabu (8/11).

Meski dalam melakukan kegiatan DPR RI di Mimika tanpa kehadiran atau keterlibatan pihak atau perwakilan dari pemkab setempat, kegiatan tetap berjalan. Sebab tujuan dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan DPR RI di daerah, tidak lain dan tidak bukan untuk membangun agar daerah bisa maju dan masyarakatnya bisa sejahtera.

"Kegiatan tetap harus jalan, meski tanpa keterlibatan pemda setempat. Karena program kita untuk membangun masyarakat petani, dan program yang kita lakukan adalah program yang dibiayai oleh APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara),” katanya.

Kegiatan yang sudah dilakukan DPR RI memasuki hari kedua, selanjutnya akan dilanjutkan dengan monitoring ke kampung-kampung yang ada di Mimika. Dimana kegiatan itu DPR RI melibatkan sejumlah pihak seperti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kegiatan tersebut berupa sosialisasi untuk mengembangkan kualitas hasil pertanian di Mimika, dan petani pun di ajarkan untuk mem-budidayakan buah merah dan jambu kristal.

"Kita melibatkan sejumlah lembaga untuk dapat berbagi dengan para petani yang ada di Timika. Berbagai pengetahuan terkait peningkatan ilmu pengetahuan petani, disampaikan untuk memperkuat hasil tani di Kabupaten Mimika,” terangnya.

Dalam kegiatan itu, kata Peggy, antusias petani yang berasal dari SP 1 hingga SP 13 sangat tinggi. Hal ini menurutnya, disebabkan pengetahuan petani untuk bercocok tanam dan penggunaan pupuk organilk semakin bertambah. Tidak hanya itu, dalam program ini juga untuk membantu petani mencoba budidaya tanaman dan ikan lele.

"Kita tidak hanya memberikan ilmu pengetahuan, kita juga memberikan bibit tanaman dan bibit ikan lele bagi para petani yang mengikuti kegiatan. Dengan kemajuan teknologi saat ini, para petani juga diharapkan dapat memanfaatkannya tanpa harus bergantung kepada pupuk kimia," ujarnya. (Tomy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment