Distudi Bandingkan Pengelolalaan Limbah B3

Bagikan Bagikan


Anggota DPRD Mimika ikut studi banding di PT PPLi.

SAPA (TIMIKA) - Rombongan DPRD Mimika yang dipimpin Ketua Elminus B. Mom, SE dan di dampingi Wakil Ketua I Yonas Magal, Wakil Ketua II Nathaniel Murib melakukan studi banding di PT. Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLi) di Bogor untuk melihat dari dekat pengelohan dan pemanfaatan limbah Bahan Beracun dan Berbahaya (B3).

“Studi banding ini sangat perlu bagi dewan, karena kami ingin mendengar dan melihat bagaimana prosesnya. Kami di Kabupaten Mimika berada di daerah perusahaan besar dan kami selalu bertanya-tanya, kenapa PT Freeport Indonesia tidak mendirikan pabrik yang bisa mengelola limbah B3 agar bermanfaat bagi masyarakat Mimika,” kata Ketua DPRD Mimika Elminus B Mom, dalam sambutannya yang diwakili Ketua Komisi A, Saleh Alhamid di Gedung DPRD Mimika, Selasa (7/11) lalu.

Dia mengatakan maksud dan tujuan kedatangan 35 anggota DPRD Mimika ke PT PPLI adalah ingin melihat dari dekat bagaimana cara pengelolaan dan pemanfaatan limbah B3.

Sementara Yopi Hermawan perwakilan dari Pemkab Bogor dalam sambutannya berharap agar apa yang didapatkan dari studi banding ini bisa bermanfaat bagi pemerintah dan tentunya seluruh masyarakat Mimika.

Sedangkan Senior Tehnical Enginering PT PPLi, Muhammad Yusuf Firdaus mengakui bahwa PT PPLI menerima limbah B3 dari seluruh Indonesia untuk di kelola.

“PT PPLi menerima semua jenis limbah dari seluruh daerah di Indonesia termasuk dari Papua. Apapun limbahnya kami terima, kecuali limbah Rumah Tangga yang kami belum menerima. Perusahaan kami menerima jenis limbah B3 baik padat maupun jenis cair organik dan non organik. Nanti dari proses yang dihasilkan itu berupa padat kemudian ditempatkan disebuah lokasi dengan cara dikubur. Sedangkan yang dari hasil proses limbah cair digunakan untuk pembuatan semen yang diterima oleh Semen Holcim,”  katanya.

Dikatakan Yusuf, seluruh hasil limbah yang dihasilkan dan sudah tidak ada limbah berbahaya itu dialirkan melalui pipa ke sungai. Selain itu juga dimanfaatkan untuk bahan bakar diindustri-industri lainnya termasuk industri semen.

“Yang pasti semua kegiatan perusahaan dalam melaksanakan produksinya pasti ada dampak tehnis dan dampak sosial. Karena itu, kehadiran PT PPLi mampu menjawab dan memastikan aman dari limbah B3," katanya.

Ia juga berharap agar di Papua khususnya di Mimika juga nantinya ada sebuah pabrik yang memang bisa mengelola semua jenis limbah B3 untuk pemanfaatan industri atau jenis usaha lainnya.

Seusai mendapatkan penjelasan Muhammad Yusuf Firdaus dari seluruh proses pengelolaan limbah B3, mulai dari menerima limbah hingga hasil akhirnya dan pemanfaatannya, rombongan anggota DPRD Mika melakukan peninjaun lapangan diseluruh lokasi atau bagian pengelolaan limbah B3 milik PT PPLi.

Seusai meninjau lapangan, anggota DPRD Mimika kembali ke ruang pertemuan dan dilakukan penyerahan cinderamata dari Ketua DPRD Mimika Elminus B. Mom, SE kepada Senior Tehnical Enginering PT PPLi dan kepada Bupati Bogor yang diterima oleh Yopi Hermawan. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment