DPRD Akan Undang Eksekutif Bahas Aspirasi Kappak

Bagikan Bagikan

Anggota DPRD Mimika Komisi C, Philipus W

SAPA (TIMIKA) - Puluhan anggota Kamar Adat Papua Pengusaha Amungme dan Kamoro (Kappak) kembali mendatangi kantor DPRD Kabupaten Mimika. Organisasi Kappak diterima oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Komisi C. Agenda pertemuan yang seyogianya direncanakan Jumat (17/11) akhirnya diundur anggota DPRD dan eksekutif  tidak berada di tempat.

Anggota DPRD dari komisi C Philipus Wakerkwa di hadapan para anggota Kappak di Gedung DPRD jalan Cenderawasih Jumat (17/11) mengatakan aspirasi para kontraktor Kappak akan dapat direalisasikan apabila pihak legislatif dan eksekutif berada di Timika. Saat ini legislatif dan eksekutif dalam hal ini Bupati masih berada di luar kota.

"Kita tunggu Bupati dan SKPD yang lainnya tiba di Timika. Apabila sudah tiba di Timika nantinya kita akan lakukan pertemuan," katanya.

Ia menambahkan apabila eksekutif dan legislatif sudah lengkap maka Kappak akan di undang secara tertulis untuk diadakan pertemuan. Karena untuk pembahasan aspirasi Kappak harus ada Bupati Mimika dan SKPD. Untuk merumuskan aspirasi Kappak harus melibatkan eksekutif.
"Kan mereka yang mempunyai anggaran, sehingga kehadiran eksekutif harus ada. Dan ini juga merupakan permintaan mereka," ujarnya.

Selama ini kata Philipus pengerjaan proyek tidak pernah melibatkan kontraktor lokal. Tidak hanya itu, sesuai dengan peraturan untuk proyek 500 juta kebawah dapat dilakukan dengan penunjukan. Peraturan ini yang harus berpihak kepada kontraktor lokal.

"Selama ini hal itu tidak terjadi. Sehingga kita mau dorong di pertemuan nanti. Kontraktor lokal itu yang harus diprioritaskan," tegasnya

Ketua Kappak Vinsen Onioma  mengatakan kKppak mengharapkan kedatangan Bupati Eltinus Omaling dalam pertemuan nantinya. Tidak hanya itu kepala keuangan daerah juga turut hadir dan kepala Dinas Pekerjaan Umum. Kalau mengundang pihak lain tidak usah hadir.

"Kalau Satauan Kerja Pekerjaan Daerah (SKPD) kebanyakan hanya tipu tipu. Jadi kami kurang percaya kepada mereka. Dalam rapat nanti kami harapkan kedatangan Bupati, Kabag Keuangan dan Kadis PU," katanya.

Ia menambahkan, DPRD harus menyampaikan undangan resmi untuk mendatangkan Bupati Mimika. Penyampaian undangan dapat sampaikan beberapa hari sebelum pertemuan dilakukan.

"Selama ini dalam penyampaian undangan dilakukan sehari sebelum hari H nya. Hal ini kadang menjadi trik oleh pejabat agar pertemuan tidak jadi dilakukan. Kami mau jangan seperti itu,"jelasnya.

Dalam pertemuan singkat itu, disepakati akan kembali dilakukan pertemuan dengan mengundang pihak eksekutif dan legislatif. Waktu pertemuan belum dapat ditentukan karena menunggu kehadiran Bupati dan SKPD berada di Timika. (Tomy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment