DPRD Pertanyakan Pembayaran Insentif Guru

Bagikan Bagikan

Anggota Komisi C DPRD  Kab. Mimika Yohanes Wantik 

SAPA (TIMIKA) - Meskipun sudah dilakukan rapat dengar pendapat antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dengan Kepala Dinas Pendidikan Dasar (Dispendasbud), perwakilan guru honor dan perwakilan Pemerintah Daerah terkait pembayaran insentif honor guru bulan Oktober lalu, namun hingga kini pembayaran insentif tak kunjung dibayarkan.

Padahal dalam hasil pertemuan tersebut, pembayaran insentif guru sudah harus dibayarkan dalam pertengahan November sebelum pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) induk tahun 2018. Namun nyatanya pembayaran tidak kunjung dilakukan oleh Kepala Dispendasbud.

Anggota Komisi C DPRD  Kabupaten Mimika Yohanes Wantik  ketika di temui Salam Papua di Gedung DPRD jalan Cenderawasih Senin (14/11), mengatakan DPRD sudah capek dan muak dengan ulah Kadispendasbud Yenni O Usmani yang tidak menyelesaikan kesepakatan bersama tersebut.

"Kami sudah sampaikan jauh-jauh hari namun tidak pernah diindahkan. Capek kita ngomong masalah ini terus. Biarlah alam ini yang mengetahuinya," katanya.

Ia mengemukaka, dalam pertemuan sudah jelas harusnya sadar diri dalam memberikan hak-hak guru honor ini. Kepala dinas telah melukai hati ibu ibu yang mengajar di dalam kota dan di pedalaman Timika.

"Dalam pertemuan sudah jelas apa yang menjadi kesepakatan. Namun hingga kini tidak ada realisasi. Murka alam ini apabila hati ibu-ibu dan tenaga pengajar telah terlukai hati mereka," ujarnya.

Terkait belum dibayarnya uang insentif para guru honor ini, ratusan guru honor telah melakukab aksi demonstrasi berkali kali menuntut hak mereka.

Aksi mereka ini juga sudah di tanggapi anggota DPRD Kapten Mimika, namun realisasi dari pertemuan tidak ada.

Tidak hanya itu, aksi blokade terhadap Kantor Sentra Pemerintahan Kabupaten Mimika di SP 3 juga sudah dilakukan para guru, namun hasilnya tetap nihil.  Para guru berharap apa yang menjadi hak  mereka dapat segera direalisasikan.

Bupati Mimika Eltinus Omaleng juga sudah memerintahkan dinas terkait untuk memberikan hak hak para guru honor. Namun sayang hal ini juga tidak membuat kepala dinas pendidikan dasar tidak bergeming. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment