Kandidat Bupati Jangan Mainkan Politik Kotor di Mimika

Bagikan Bagikan


Tokoh Pemuda Mimika, Petrus Beanal
SAPA (TIMIKA) - Kandidat calon bupati jalur perseorangan yang maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Kabupaten Mimika kini sudah bermunculan. Setiap kandidat telah menerapkan strategi agar dapat lolos ke tahap berikutnya. Saling serang terhadap kandidat lain pun sudah mulai terjadi.

Salah satu tokoh pemuda di Mimika, Petrus Beanal, S.Kom menyayangkan soal apa yang telah terjadi menjelang perhelatan agenda politik di Mimika. Ia mengatakan, semua cara dilakukan para kandidat untuk menang, bahkan dengan cara menjelek-jelekkan kandidat lain juga dilakukan untuk mengangkat pamor.

“Politik kotor para kandidat tidak boleh dibawa-bawa di Mimika ini. Jangan menjatuhkan kandidat lain dengan politik yang tidak sehat,” katanya.

Tahun politik sudah didepan mata, warga Mimika diminta untuk belajar dari pengalaman-pengalaman yang sudah terjadi dan yang ada saat ini. Para kandidat pun tidak boleh membawa isu sara dalam kegiatan berkampanye.

Menurutnya, sebaiknya para kandidat mengkampanyekan diri dengan cara menjual gagasan atau ide yang baik untuk pembangunan Mimika. Visi dan misi harus jelas dan disampaikan kepada masyarakat, serta dapat di implementasinya bukan sekedar janji.

“Visi misi itu yang penting. Jangan kita menjelek-jelekkan pasangan lain. Kita harus bersaing sehat. Tidak perlu menyerang orang lain dengan menuduh yang tidak-tidak,” ujarnya.

Sejumlah kandidat calon bupati saat ini, kata dia, sudah mulai saling serang di dunia maya, dalam hal ini di media sosial. Masyarakat Mimika berpikiran dewasa dan tidak menelan mentah-mentah para kandidat untuk menjatuhkan kandidat lain.

“Warga Mimika harus diajarkan berpolitik yang sehat. Jangan untuk memenangkan kandidat masing-masing, semua cara dihalalkan,” katanya

Selain itu, ia menilai bahwa calon pemimpin tidak hanya melihat satu golongan saja, melainkan semua golongan harus dapat di akomodir. Dan sebagai seorang pemimpin, harus bisa melindungi dan mengayomi masyarakat.

“Tidak usah saling serang kandidat lain. Jangan membingungkan masyarakat dalam hal ini. Semua mempunyai hak untuk maju dalam Pilkada nantinya,” tuturnya. (Tomy)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment