Kapolres Kecam Orang Tua Buang Bayi

Bagikan Bagikan

Polisi sedang mengangkat jasad bayi di jaln Busiri 
SAPA (TIMIKA)Terkait penemuan jasad bayi perempuan oleh warga Busiri ujung beberapa waktu lalu, Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK,MH, M.SI mengecam perbuatan yang tidak bertanggung jawab yang dilakukan oleh orang tua bayi tersebut. Dan dia  meminta kepada masyarakat agar tidak melakukan hal yang sama.

“Inikan bentuk pidana karena melakukan pembunuhan, penganiayaan yang mengakibatkan kematian. Kita himbau dan jangan sampai terjadi lagi,” kata Kapolres Mimika kepada wartawan di Pos Penjagaan ENY, Jumat (24/11).

Dia berharap kepada orang tua yang merasa melahirkan bayi tersebut agar memperhatikan dan bertanggung jawab terhadap anak yang dilahirkannya. Karena, kasus itu  tidak diperbolehkan oleh hukum dan ini termasuk  melakukan tindak kriminal  menghabisi nyawa seseorang.

“Ibu yang punya anak ini tolong menyerahkan diri dan harus bertanggung jawab  atas perbuatannya. Karena,  seseorang tidak boleh melakukan tindakan-tindakan kriminal dengan mengambil nyawa seseorang,” katanya.

Hingga saat ini, kepolisian belum bisa memastikan apa motif dari  orang tua yang tega membuang bayinya. Kepolisian masih melakukan penyelidikan disekitar lokasi kejadian untuk memastikan ibu dari bayi yang ditemukan itu siapa.  Tetapi, polisi tetap akan menemukan pelakunya dan yang bersangkutan harus  mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

“Kita juga belum tahu motifnya apa sehingga kita himbau jangan melakukan perbuatan berbau kejahatan dan sebaiknya pelaku menyerahkan diri sebelum diciduk polisiujarnya.

Untuk mengungkap ibu dari bayi tersebut. Kapolres menjelaskan, pihaknya telah memeriksa beberapa saksi yang menemukan tas berlebel Freeport yang berisi jasad bayi didalamnya. Saat ini jasadnya telah dibawa ke RSUD Mimika untuk dilakukan visum.


“Prosesnya masih kita visum dan kemudian saksi yang menemukan itu dan kita harapkan akan menemukan idenditas bayi. Sudah tiga saksi yang telah diperiksa,” ujarnya.  (Ricky Lodar).
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment