Kemendagri Fasilitasi Pemkab Mimika Bahas Tapal Batas

Bagikan Bagikan


Slamet Sutejo

SAPA (TIMIKA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Mimika membahas persoalan tapal batas Mimika dengan beberapa kabupaten tetangga. Pembahasan ini dilaksanakan di Jakarta, sejak Senin (6/11) hingga Rabu (8/11).

Pembahasan tersebut dilaksanakan dan bertujuan untuk merumuskan rekomendasi penyelesaian segmen tapal batas wilayah III (Papua), salah satunya kabupaten Mimika dengan kabupaten tetangga seperti Asmat, Dogiyai dan Kabupaten Puncak.

"Untuk tiga hari kedepan akan dibahas tapal batas antara Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Mimika dengan Kabupaten Asmat. Kalau dengan Kabupaten Puncak agendanya pada Senin (13/11) - Rabu (15/11) mendatang," kata Kepala Bagian (Kabag) Tata Pemerintahan (Tapem) Pemkab Mimika, Slamet Sutejo, Selasa (7/11).

Slamet juga mengatakan, tapal batas wilayah sangat penting diperjelas antara satu kabupaten dengan kabupaten lain. Hal tersebut dikarenakan berkaitan dengan pengelolaan wilayah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu luas wilayah juga berpengaruh pada jumlah alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat. Selain itu ia menegaskan, batas wilayah antar kabupaten yang dilaksanakan juga tidak berarti mengurangi hak ulayat masyarakat.
  
“Tapal batas wilayah Kabupaten Mimika beberapa tahun terakhir ini menjadi persoalan tersendiri yang mana di beberapa titik atau di beberapa kabupaten yang berbatasan langsung dengan kabupaten tetangga seperti distrik Kapiraya dan distrik Alama pembangunan dilakukan oleh dua kabupaten,” tegasnya.
  
Slamet berharap agar pertemuan yang digelar dan difasilitasi oleh Kemendagri tersebut dapat membuahkan hasil yang dapat disepakati bersama sehingga kedepannya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat dilaksanakan dengan baik.

“Penegasan batas wilayah daerah tdk mengurangi hak ulayat suatu masyarakat. Hal ini justru sebagai sarana perekat antar daerah dalam persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI,” pesannya. (Acik)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment