Kepala Kampung Tipuka Minta Polisi Tindak Penjual Miras Lokal

Bagikan Bagikan

Kepala Kampung Tipuka, Hironimus Urmame

SAPA (TIMIKA) - Kepala Kampung Tipuka, Hironimus Urmame meminta Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Timur untuk menindak tegas para pelaku usaha yang menjual  minuman keras lokal atau Milo.

"Peredaran miras lokal atau Milo seperti sopi atau cap tikus sudah dalam tahap memprihatinkan. Kami minta pihak kepolisian bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang menjual minuman keras di wilayah Miktim ini," katanya kepada wartawan Salam Papua  di Distrik Mimika Timur (Miktim) Jalan poros Mapurujaya  Jumat (10/11).

Hironimus menegaskan, kepolisian perlu menindak tegas pelaku usaha tersebut untuk menekan peredaran Milo yang ada di lingkungan masyarakat saat ini. Dengan banyaknya perederan Milo di kawasan Miktim maka tindak kejahatan pun semakin meningkat.

"Kita meminta kepolisian bertindak tegas, agar kejahatan tidak bertambah di Miktim ini," tegasnya.

Menurutnya, banyak tindakkan kejahatan yang mengganggu Kamtibmas yang disebabkan oleh Milo. Ia mencontohkan ketika seseorang mengkomsumsi Milo maka sangat sulit baginya untuk mengontrol diri sehingga dalam keadaan seperti ini banyak terjadi tindakkan - tindakkan kejahatan yang tidak terduga.

"Tindak kejahatan yang tidak terduga sering terjadi. Semua penyebabnya hanya karena Miras. Warga di sini sangat mudah untuk memperoleh Milo tersebut. Kepolisian kurang tegas melihat pelaku penjual Mirasnya," ujarnya.

Lanjutnya, dalam menekan peredaran Miras tersebut perlu keterlibatan yang aktif dari aparat pemerintahan yang ada di kampung - kampung. Tidak hanya kepala kampung, peran dari RT yang ada serta dari tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat sangat penting untuk menekan bahkan mengilangkan peredaran Miras.

"Keterlibatan dari semua pihak dapat mencegah peredaran Miras. Apalagi menjelang hari Natal ditambah dengan pesta demokrasi di tahun depan. Hal ini mesti kita antisipasi mulai saat ini, karena langkah pencegahan merupakan suatu tindakkan yang sangat efisien dalam menjaga peredaran miras ini," ujarnya.

Dalam menekan peredaran Miras  di masyarakat bukan hanya tugas polisi semata,  melainkan juga rasa kesadaran dari dalam diri masyarakat tentang akibat negatif dari mengkonsumsi Miras.
Peran pemerintah juga tidak kalah pentingnya untuk menganstisipasi peredaran Miras di Timika. Pemerintah harus membuat peraturan yang ketat tentang perederan Miras di Kabupaten Mimika agar korban tidak bertambah banyak akibat mengkonsumsi Miras. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment