Kios-Kios Ilegal di Sekitar Wilayah Tembagapura Sudah Dibersihkan

Bagikan Bagikan


Kapolres Mimika, AKBP Victor D Mackbon
SAPA (TIMIKA) – Kios-kios yang ilegal di sekitar wilayah Tembagapura sudah dibersihkan. Pasalnya, banyaknya korban sandera aksi Kelompok Kriminal  Bersenjata (KKB) yang sudah dibebaskan berasal dari para pendulang yang tidak ijin pada Pemerintah daerah agar tidak melakukan pendulangan di area wilayah Freeport khususnya.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Mimika, AKBP Victor D. Mackbon di Kwamki Narama, Senin (27/11).

"Kemarin sempat dilakukan pembersihan baik itu kos-kos tempat tinggal, kios-kios di sekitar wilayah Tembagapura sudah dibersihkan, supaya tidak ada lagi warga yang kembali lagi. Karena itu bukan lokasi yang legal dan itu sudah mulai ditertibkan dan diharapkan tidak ada lagi yang kembali melakukan aktivitas pendulangan," kata Kapolres.

Menurut Victor, semua elemen, khususnya pendulang agar paham dan mematuhi program yang menjadi aturan di seputaran area pekerjaan Freeport .

"Tolong dipatuhi. Jangan ada yang main-main terhadap hal seperti ini. Ini sudah menjadi rahasia umum jadi tentunya diminta stop," ujarnya.

Lanjut, Victor mengatakan, situasi di wilayah Tembagapura dan sekitarnya sampai saat ini masih kondusif dan untuk kasus penembakan terjadi untuk terakhir kali sejak di Mile 61 lalu.

"Kita saat ini masih melakukan pengejaran dan pencegahan aktifitas yang mengganggu operasional Freeport dan kita harap secepatnya wilayah Banti dan Kimbeli dapat pulih dan normal kembali," katanya.

Ia pun menambahkan, pihaknya akan terus berupaya meminimalisir wilayah tersebut agar tidak memakan korban jiwa tentunya.

"Kebijakan yang dilakukan oleh PT Freeport yakni memulangkan sebagian karyawan merupakan langkah yang bagus tentunya. Selain situasi yang saat ini yang tidak memungkinkan, ditambah lagi hari libur sebentar lagi sehingga diambil langkah tersebut," tambahnya. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment