Kisruh Insentif Tidak Digubris, Mantan Tim Sukses OMBAS Kecewa

Bagikan Bagikan


Kemarin Kantor Puspem Lumpuh Total
SAPA (TIMIKA) -  Kisruh penuntutan insentif guru honorer yang telah lama terjadi di Kabupaten Mimika, kini menimbulkan rasa prihatin bahkan kekecewaan yang mendalam bagi seluruh mantan tim sukses pasangan Bupati Eltinus Omaleng, SE.MH dan Wabup Yohanis Bassang (OMBAS).

Kekecewaan mantan tim sukses ini timbul karena aksi penuntutan yang dilakukan para guru mulai menimbulkan kerugian bagi  masyarakat yang sangat membutuhkan layanan pemerintah.

Mantan Ketua Tim Sukses OMBAS yang juga sebagai tokoh masyarakat Dani Puncak jaya di Timika,  Martinus Walilo kepada wartawan mengakui, sangat kecewa dengan pasangan pemimpin daerah andalannya. Sebab tidak menggubris serius tuntutan para guru yang merupakan fondasi penguat munculnya generasi muda Mimika yang cerdas dan bermartabat. Selain itu dinilainya, lambat laun jika para guru terus melakukan aksi penuntutan dan memblokir akses keluar dan masuk kantor Puspem, maka pelayanan kepada masyarakat juga akan lumpuh total.

“Kalau gerbang masuk sudah dipalang, para pegawai mau masuk lewat mana? Masyarakat juga yang mau urus ini dan itu mau lewat mana?. Kami kecewa sekali dengan pimpinan pemda Mimika yang tidak datang menjawab tuntutan para guru. Guru- guru yang demo itu pahlawan hebat yang membuat manusia pintar,” ungkap Martinus ketika menyaksikan aksi tuntutan insentif di gerbang masuk kantor Puspem Mimika, SP 3, Senin (13/11).

Menurut Martinus, selaku kepala daerah, OMBAS seharusnya bisa memberikan jawaban pasti kepada seluruh guru. Selain itu, ia mengakui menyesali pernyataan-pernyataan yang dinilianya selalu berubah-ubah oleh Bupati Mimika di media cetak.

“Sebagai pimpinan daerah harus bisa memberikan jawaban yang pasti. Ada dan tidak adanya apa yang dituntut harus diberikan jawaban. Jangan hanya berkomentar di koran. Kasihan para guru kita iini. Mereke mengabdi tanpa mengenal lelah untuk mendukung pembangunan tanah kita Mimika,” tuturnya.

Kemarin Kantor Puspem Lumpuh Total

Sementara itu pantauan wartawan, sekira pukul, 11: 00 WIT, akibat adanya aksi pemalangan di gerbang masuk dan keluar kantor Puspem Mimika, aktifitas di kantor Puspem pun lumpuh total tanpa adanya pelayanan. Sedangkan masyarakat yang hendak mengurus dokumen kependudukan juga hanya bisa berdiri menyaksikan jalanya aksi para guru.

“Kami mau datang cek Kartu keluarga. Tapi mau bagai mana lagi kalau g erbangnya sudah dipalang. Kami tidak tahu ini demo apa? Yang jelas kami datang dari pagi tapi tidak bisa masuk,” ujar warga Timika, Kristian kepada wartawan.

Meski sejak pagi, para pegawai kantor lingkup pemda Mimika sempat datang untuk menjalankan aktifitas seperti biasa. Namun dikarenakan adanya aksi pemalangan dan merasa takut, para pegawai pun memilih untuk meliburkan diri. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment