KKB Tembak Pos Palapa 239 Dan Mobil Patroli PT Freeport

Bagikan Bagikan


 
KKB tembak mobil patroli PT Freeport
SAPA (TIMIKA) –
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menembak Pos Palapa dan sebuah mobil Patroli LWB milik PT Freeport Indonesia dengan nomor lambung 01 4726 yang dikendarai oleh Sonny Manurung dari Mile Point 68 hendak pergi ke Mile Point 66 di MP 67, Kamis (16/11), sekitar pukul 15.45 WIB.

Dari data yang dirilis oleh Bidang Humas Polda Papua menjelaskan, pihak KKB melakukan penembakan terhadap Pos Palapa 239 serta menembak kendaraan patroli milik PT Freeport Indonesia yang dikendarai oleh Sonny Manurung. Tidak ada korban jiwa dalam aksi penembakan tersebut.

"Ada dua penembakan pertama di Pos Palapa 239 dan kendaraan Freeport nomir 01 4726," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, Jumat (17/11).

Sementara itu kendaraan patroli milik PT. Freeport dengan nomor lambung 01 4726 melakukan patroli dari arah mile 68 dengan tujuan mile 66, setelah melintasi di areal MP 67 tepatnya ditikungan kendaraan tersebut diduga ditembaki oleh KKB dari arah sebelah kanan jalan sebanyak 5 (lima) kali dan mengenai kaca tengah tembus ke sebelah kiri.

"Saat itu sedang melakukan patroli dari 68 ke 66 dan ditembak di 67 dari arah kanan tembus ke sebelah kiri," jelas Kabid Humas.

Kamal menjelaskan, diketahui ada empat orang yang berada didalam kendaraan tersebut diantaranya, Sonny Manurung yang merupakan driver, dan 3 orang penumpang Braet yang merupakan karyawan, Bripda Faruk dan Bripda Raditia yang merupakan Anggota Brimob.

"Didalam mobil itu ada empat orang, satu supir, satu karyawan asing dan dua anggota Brimob," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa dalam aksi penembakan tersebut, namun pihak Freeport mengalami kerugian material satu unit mobil LWB karena mengalami pecah kaca akibat ditembak. Kini mobil tersebut telah diamankan di Mile 66.

Pihak Kepolisian telah melakukan langkah-langkah  olah TKP, serta melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan. Namun karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan akibat hujan deras serta kabut yang menghambat jarak pandang sampai 30 meter saja membuat pihak Kepolisian sulit untuk melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata.

"Pada saat terjadi penembakan tersebut cuaca di Tembagapura mengalami hujan yang cukup deras disertai kabut," ungkapnya. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment