Mama Papua Palang Kantor Disperindag

Bagikan Bagikan


Pemalangan kantor Disperindag oleh peserta pelatihan
SAPA(TIMIKA)-Puluhan mama-mama Papua pada Rabu (22/11) kemarin memalang Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kabupaten Mimika yang terletak di jalan poros SP 5 menggunakan papan, balok dan ranting pohon. Aksi pemalangan itu  lantaran honor mama-mama Papua itu  belum dibayar  Disperindag.  Setelah, mereka mengikuti pelatihan menjahit dan pembuatan kue selama beberapa hari di salah satu hotel ternama di Timika.

“Kami ini datang ke kantor Disperindag ini menuntut hak kami yang mereka belum bayar dan ini sudah lewat tiga hari. Jadi kami palang supaya mereka segera bayar hak kami selama beberapa hari kami ikut kegiatan. Apalagi kami juga sudah tanda tangan daftar hadir,” kata mama-mama Papua itu serempak kepada Salam Papua di Kantor Disperindag, Rabu (22/11).

Mereka mendatangi Kantor Disperindag terlebih dahulu meminta persetujuan di Distrik dan pegawai Distrik mengarahkan mereka mendatangi Kantor Disperindag.

“Jadi kami datang ke Disperindag untuk meminta kejelasan kapan uang kami dibayar? Karena kami tahu bahwa dinas bisa pinjam uang untuk bayar honor kami. Tetapi pegawai yang kami maksud tidak ada di tempat. Sehingga kaki juga emosi dan palang pintu masuk dan pintu keluar supaya pegawai yang bertanggung jawab atau kepala dinas bisa memberikan penjelasan,” ujar Mama-Mama itu.

Setelah beberapa jam di palang ahkirnya Kepala Disperindag Kabupaten Mimika Bernadus Somgbes bertemu mereka dan memberikan penjelasan kepada mama-mama Papua  itu.  Dia menyebutkan uang honor tersebut akan segera dibayarkan.

“Uangnya mama-mama tetap kami bayar karena itu adalah hak mama-mama. Hanya saja saat ini ada hambatan. Tetapi kami berupaya pinjam uang diluar untuk bayar hari ini juga,” katanya.

Mendengar penjelasan Kadisperindag mama-mama Papua itu ahkirnya membuka kembali pemalangan di pintu masuk dan keluar serta menyampaikan permohonan ma’af kepada Kadisperindag sambil berjabatan tangan.(Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment