Menteri PPPA Buka Sidang Sinode AM GPI

Bagikan Bagikan

Menteri Yohana Yembise memukul tifa membuka sidang majelis sinode AM GPI

SAPA (TIMIKA) - Gereja Protestan di Indonesia (GPI) menggelar sidang sinode majelis selama lima hari kedepan yang dimulai sejak Minggu (5/11) hingga Kamis (9/11) berpusat di Gereja Tiberias Timika, Jalan C. Heatubun. Kegiatan ini mengangkat thema "Bersama-sama Kita Wujudkan Masyarakat yang Aman dan Sejahtera Melalui Penegakan Keadilan dan Pengelolaan Lingkungan yang Berwawasan Kemanusiaan"

Sidang Sinode ini dibuka secara resmi oleh  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI), Prof DR Yohana Susana Yembise, yang ditandai pemukulan tifa dan dilanjutkan ibadah bersama.

Selain dihadiri Menteri PPPA, pembukaan sidang sinode AM GPI juga dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Mimika dan para peserta sidang dari beberapa Gereja di Indonesia.

Ketua Panitia, W. Rumainum dalam laporannya mengatakan, sidang sinode yang akan berlangsung selama lima hari kedepan diikuti oleh 150 peserta sidang dari beberapa gereja di Indonesia, diantaranya Gereja Masehi Injili Minahasa, Gereja Protestan Maluku, Gereja Masehi Injili Timor, GPI Banggala, GPI Gorontalo, GPI Boutoli-Toli, Gereja Kristen Banggai, GPI di Papua, Gereja Efangelis Cianjur, GPI Banggai Kepulauan dan Gereja Masehi Injili di Tanah Papua.
Maksud dan tujuan sidang sinode ini, kata Rumainum, untuk mengevaluasi program pelayanan yang sudah dijalankan sebelumnya dan penyusunan program pelayanan yang baru.

Sementara itu mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, staf ahli bidang pemerintahan Kristian Karubaba dalam sambutan mengatakan, demi menunjang pembangunan khususnya pembangunan sumber daya manusia yang memiliki keimanan dan ketaqwaan yang kuat, sidang sinode ini diharapkan dapat menghasilkan program yang menggereja.

"Saya berharap sidang majelis AM sinode GPI di Indonesia ini dapat menghasilkan suatu program kerja yang menggereja dan yang memberikan masukan-masukan yang bersifat membangun secara umum. Persatuan dan kebersamaan adalah merupakan kata kunci dalam pelaksanaan pembangunam bidang keagamaan," katanya.

Dengan kerukunan dan keharmonisan hidup yang telah terjalin dengan baik antar umat beragama di daerah, dapat mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin dimana jemaat GPI dapat menjadi salah satu ujung tombak dalam menciptakannya.
Menteri Yohana dalam sambutannya mengucapkan selamat atas 500 tahun reformasi gereja di Indonesia, khususnya di Papua.

“Salam sukses untuk sidang sinode majelis GPI, semoga bisa lebih lagi dalam melayani dan mendorong anggota jemaat dan seluruh masyarakat yang ada di Indonesia,” kata Menteri Yohana. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment