Panel Listrik Rusak, Pelayanan di Dispencapil Terhenti

Bagikan Bagikan

SAPA (TIMIKA) - Panel listrik di Kantor Pusat Pemerintahan mengalami kerusakan sejak Senin (30/10) lalu. Akibatnya pelayanan kepada masyarakat, terutama di Kantor Dinas Kependudukan dan Pensatatan Sipil (Dispencapil) terhenti dalam beberapa hari terakhir ini.

"Sudah dua hari ini kami tidak bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat karena panel listrik rusak," ujar seorang pegawai Dispencapil kepada Salam Papua di Kantor Sentra Pemerintahan, Selasa (31/10).

Pegawai tersebut mengatakan, pada Senin pagi listrik disekitar kantor pemerintahan sempat menyala. Namun beberapa saat kemudian terjadi pemadaman. Sehingga petugas sempat menghidupkan listrik menggunakan ganset.

"Sempat kasih nyala genset tapi tidak mampu untuk melakukan pelayanan karena setiap meja mempunyai komputer. Jadi ini harus listrik jalan baru kita bisa bekerja. Kalau dulu yang manual mungkin bisa tapi sekarang ini pakai listrik semua jadi tidak bisa ," ujarnya.

Menurutnya, Dispencapil mempunyai server besar yang mampu menyimpan semua data di Kabupaten Mimika. Namun server ini baru berfungsi bila menggunakan listrik dari PLN, tidak bisa menggunakan tenaga genset.

"Takutnya kalau kita paksa kasih nyala, server panas lalu jebol. Itu lebih rumit. Lebih baik tidak kerja satu atau dua hari dari pada data satu kabupaten hilang," katanya.

Mengenai kerusakan tersebut, katanya, bagian umum sudah memesan alat dari Surabaya. Paling lambat satu atau dua hari ke depan sudah bisa diperbaiki. Kemudian pada hari Kamis (2/11) sudah bisa melayani masyarakat.

"Untuk sementara ini kita tidak melayani masyarakat dan kita juga sudah menempelkan pengumuman disekitar kantor Dispencapil bahwa tanggal 2 November baru bisa melakukan pelayanan. Tetapi itupun belum pasti," katanya.

Sementara Helmi sala satu warga yang hendak mengurus Kartu Keluarga menuturkan, sebagai warga pihaknya tidak bisa memaksa pegawai untuk bekerja karena kerusakan tersebut bukan secara sengaja dilakukan.


"Apalagi ini sistem komputer jadi tidak bisa satu atau dua saja yang bekerja ini harus semua. Tetapi kita harap supaya dalam waktu yang tidak terlalu lama kerusakan sudah bisa diperbaiki," katanya. (Albin)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment