Panwaslu Belum Bisa Tindak Spanduk Kampanye

Bagikan Bagikan

Johanes ES. Wato S.Sos., MM.
SAPA (TIMIKA) - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Mimika, belum bisa mengambil tindakan terhadap spanduk berbau kampanye yang terpasang di sejumlah ruas jalan di Timika, padahal masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) belum dimulai.


Ketua Panitia Penwaslu Kabupaten Mimika, Johanes ES. Wato S.Sos MM saat ditemui wartawan di Kantor KPUD Mimika, Jalan Yos Sudarso, Sabtu (4/11) mengatakan, terkait dengan hal tersebut pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua.

Dikatakan, setelah dikomunikasikan, dikarenakan belum dimulainya tahapan oleh KPUD Mimika, maka spanduk-spanduk yang mengarah kepada pemilih calon tertentu belum dikatakan sebuah pelanggaran.

"Jadi kita koordinasikan dengan teman-teman Bawaslu Provinsi, dan karena tahapan pemilu sendiri belum dilaksanakan oleh KPU, maka itu belum kita anggap sebagai temuan atau suatu tindakan pelanggaran," ungkapnya.

Johanes menjelaskan, untuk saat ini mungkin spanduk-spanduk tersebut menjadi tanggung jawab dari Dinas Tata Kota (Distako) untuk menertibkan. Spanduk-spanduk atau hal apapun yang melanggar baru akan dianggap temuan ketika KPUD sudah melaksanakan Pleno dan menentukan jadwal kampanye.

"Nanti kalau sudah ditentukan jadwal kampanye, baru kita tentukan, itu pelanggaran atau tidak," katanya.

Dikatakan, untuk sementara ini pihaknya masih belum bisa mengambil tindakan apapun. Arahan yang diberikan Bawaslu, pihaknya harus mengambil foto saja sebagai dokumen.

Ditanya terkait kapan dilakukannya proses penentuan jadwal, ia mengatakan belum tahu, karena hal tersebut merupakan kebijakan dari KPUD Mimika.

Ia juga menjelaskan, dalam teguran atau hukuman nantinya dibagi dalam beberapa jenis yakni, administratif, etika dan pidana.

"Dalam hukuman ini kita ada beberapa jenis, yakni etika itu untuk penyelenggara, kemudian ada administratif dan pidana," ujarnya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment