Pemuda Inspirator Kemerdekaan RI

Bagikan Bagikan


Bupati foto bersama pengurus KNPI.

SAPA (ASMAT) – Pada zaman pergerakan dan perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, Pemuda merupakan inspirator perjuangan kemerdekaan. Maka, pemuda saat ini mesti mampu menginspirasi semua pihak, memotivasi para pemuda mengisi kemerdekaan dan mempersiapkan diri menjadi estafet pemimpin masa depan.

“Saya berharap kita semua bisa menimba semangat dan menginspirasi semua pihak sebagaimana semangat para pemuda masa lalu,” kata Bupati Asmat, Elisa Kambu, S.Sos dalam sambutannya pada saat pembukaan Rapat Pimpinan (Rapim) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Asmat, di Aula Wiyata Mandala, Dinas Pendidikan Kabupaten Asmat, Sabtu (4/11) lalu.

Dia mengingatkan, pemuda Indonesia sebelum republik Indonesia ada sudah berjuang dan titik klimaksnya pada 28 Oktober 1828. Para pemuda walau datang dari berbagai latar belakang yang berbeda warna kulit, suku, etnis dan agama. Mereka bersatu dan mengikrarkan sumpah pemuda. Mereka bersumpah satu tanah air, tanah air Indonesia, satu bangsa, bangsa Indonesia, dan satu bahasa, bahasa Indonesia.

“Saya berharap pemuda saat ini mampu meniru semangat para pemuda masa lalu. Pemuda mampu melakukan hal-hal yang kongkrit, misalnya mempersiapkan diri, baik dari sisi intelektual, mental dan moral, pemuda harus mampu berjuang sampai titik darah penghabisan membela persatuan dan kesatuan. Pemuda tidak boleh terjebak dalam penyakit sosial seperti Narkoba, Miras dan pemuda Asmat harus teguh menolak Miras dan Narkoba,” katanya.

Menurutnya, pemuda Asmat juga harus seiring dan seirama dengan pemerintah daerah bersama-sama mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Asmat sesuai dengan talenta, bakat dan kemampuan masing-masing. “Pemuda Asmat harus menjadi pelopor memotivasi masyarakat atau orang tua di setiap kampung menyekolah anak. Sehingga, masa depan anak-anak Asmat bisa menjadi aktor dalam berbagai lini dan aspek. Saya tidak mau mendengar pemuda Asmat terlibat dalam masalah-masalah penyakit sosial dan Narkoba,” ujarnya.

Pada saat yang sama, Ketua Panitia Rapim KNPI dan Musyawarah Daerah (Musda), Eko Yamlean dihadapan Bupati Asmat dan Muspida Kabupaten Asmat serta Kepala SKPD melaporkan, peserta Rapim dan Musda KNPI Kabupaten Asmat semua hadir para ketua dari 23 Distrik, OKP yang bernaung dibawah KNPI dan dua orang delegasi dari KNPI Propinsi Papua serta  para peninjau.
Dia mengucapkan terima kasih atas nama Ketua KNPI Kabupaten Asmat,  pengurus KNPI, OKP atas perhatian dan kepedulian Pemda Asmat membantu sejumlah dana penyelenggaraan Rapim dan Musda. “Saya atas nama pengurus KNPI dan semua OKP ucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian Pemda Asmat dalam hal ini Bupati Asmat mengalokasikan dana penyelenggaraan Rapim dan Musda KNPI,” katanya.

Dari rekaman media ini, usai acara pembukaan, Rapim dan Musda KNPI Kabupaten Asmat yang berlangsung Senin (6/11) dengan agenda Musda KNPI diawali dengan pengecekan peserta Rapim dan Musda serta evaluasi program yang telah dan akan dilaksanakan pengurus KNPI terpilih dalam Musda. (Fidel)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment