Pendulang Emas Asal Jawa Dipulangkan ke Daerah Asal

Bagikan Bagikan


Ketua KKJB, Imam Parjono
TIMIKA - Sebanyak 43 warga Demak dan Rembang asal Jawa yang berprofesi sebagai pendulang emas akan dipulangkan ke daerah asalnya, setelah berhasil dievakuasi dari wilayah Kampung Banti dan Kimbeli.

 "Saya sudah melakukan koordinasi dengan Pemkab masing-masing daerah, dan rencananya dari Demak dan Rembang hari ini Senin (20/11) tiba di Timika," kata Ketua Kerukunan Keluarga Jawa Bersatu, Imam Parjono saat ditemui  wartawan di Halaman Gedung Eme Neme Yauware, Senin (20/11).
Menurut Parjono, KKJB sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah masing-masing daerah para pendulang emas, misalnya warga dari Demak maupun Rembang. Pemkab daerah asal mereka yang bertanggung jawab. Tujuannya, supaya pemerintah asal para pendulang ini bisa melihat langsung keadaan dari warga mereka yang berada di Kabupaten Mimika, yang menjadi korban kasus penyanderaan di Banti dan Kimbeli.
Rencananya, perwakilan Pemkab masing-masing  memulangkan masyarakat Demak dan Rembang  dengan dana dan fasilitas yang sudah disiapkan Pemkab Demak dan Rembang.
Jumlah warga Demak yang akan di pulangkan 43 orang.  Warga Rembang yang akan dipulangkan  5 orang.  Sehingga total warga yang akan dipulangkan sebanyak 48 orang.
Terkait dengan rencana keberangkatan belum diketahui pasti, karena itu terkait dengan pihak penyedia layanan jasa penerbangan terlebih dahulu untuk menanyakan apakah ada jadwal yang tersedia atau belum. Warga asal Jawa  yang dievakuasi dari Tembagapura  masih berada di sekretariat KKJB di Jalan Budi Utomo ujung, dan sebagian ada yang dititipkan ke Paguyuban Demak yang juga berada di bawah KKJB.
Menjawab media ini soal bantuan Pemkab Mimika, dia mengaku Pemkab Mimika juga memberikan bantuan berupa bahan makanan, seperti beras, minyak goreng, 3 kardus mie instan dan 2 karton sarden kaleng. Menyangkut kondisi kesehatan warga asal Jawa semua dalam keadaan sehat, karena tim kesehatan dari KKJB sudah tersedia dan rajin memeriksa kesehatan mereka.
Parjono berharap para warga Jawa kalau sudah kembali ke daerah asal tidak lagi kembali ke daerah konflik. Mereka lebih baik mencari pekerjaan lain yang lebih aman.
" Saya berpesan kepada mereka untuk tidak lagi kembali, dan mencari pekerjaan yang lebih baik dan aman," katanya. (Tomy)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment