Pengedar Ganja Online Diciduk

Bagikan Bagikan

Ilustrasi


SAPA (TIMIKA) – Akhir-akhir ini para pengedar Narkoba seakan tidak jera dengan bisnis gelap yang dilakoninya. Seperti dilakukan Candradus Contantinus Bauw Alias Kun (20) warga belakang Klinik Teliti, Jalan Budi Utomo. Dia nekat menjual 2 paket ganja seberat 2,62 gram melalui grup Media Sosial (Medsos) Facebook, Forum Jual Beli Khusus Timika (FJBKT).

Jadi dia posting jual barang di Forum Jual Beli Khusus Timika,” kata Kepala Satreskoba, Iptu Laurentius Kordiali saat menggelar BB (barang bukti) di depan Kantor Satreskoba Polres Mimika, Rabu (8/11).

Laurentius menjelaskan, yang bersangkutan ditangkap Polisi pada Jumat (20/10) sekitar pukul 03.30 WIT setelah Polisi menyamar sebagai pemakai ganja. Kejadian itu bermula saat pelaku hendak menjual barang haram tersebut yang didapat dari dalam sekoci KM Tatamailau dengan memposting status di FJBKT, agar bisa dibeli oleh pemakai ganja di Timika. Namun postingan tersebut dibaca  Polisi dari Satreskoba Polres Mimika.

Dia mengisahkan, usai membaca posting tersebut, Polisi melakukan upaya untuk menangkap pelaku dengan berpura-pura menawarkan untuk membeli barang tersebut. Namun sempat putus kontak antara pelaku dan Polisi, dan sempat berkomunikasi lagi dan sempat janjian untuk bertransaksi di depan Diana. Polisi yang berada di lokasi kejadian langsung membuntuti pelaku dan menangkap serta menggeledahnya. Alhasil Polisi berhasil menyita dua paket kecil ganja yang disimpan pelaku di saku jaket sebelah kanan yang dipakainya.

Setelah kami tahu jam 8 malam ini, kami komunikasi dengan dia, tapi sempat terputus, terus malamnya sambung lagi, dan paginya baru kami tangkap di Diana,” ujarnya.

Usai penggeledahan, Laurentius menyebutkan, dari tangan pelaku, Polisi mengamankan dua paket ganja yang dikemas kedalam dua plastic kecil, 1 buah Handphone merk Oppo type A 37 dengan no Sim Card 082399217309 milik pelaku, 1 buah Jaket wama merah tulisan CBV, serta 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Mio Soul wama putih-biru dengan nomor polisi DS 3582 MX.

Kami amankan dua paket ganja didalam saku jaket sebelah kanan, dan hp dan motor,” katanya.

Sementara, pelaku mengaku barang haram tersebut didapatnya didalam sekoci pada kapal Tatamailau dalam perjalanan dari Fak Fak tujuan Timika pada bulan September lalu, dan menjual barang tersebut di FJBKT seharga 200 ribu untuk satu paket.

Barang itu saya dapat di dalam sekoci kapal Tatamailau, saya jual 1 paket itu harga Rp200 ribu,” akunya.

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 111 ayat (1) dan pasal 114 ayat (1) UU RI nomor. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Karena telah  menyimpan, menguasai, atau menjual narkotika golongan I dalam bentuk Tanaman sebagaimana dimaksud. Sehingga yang dalam Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang (UU) Republik Indonesia (RI) No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika di pidana dengan penjara seumur hidup atau di pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,- (sepuluh milyar rupiah).

Atas perbuatannya itu kami sangkakan dia dengan pasal 111 dan 114 UU RI nomor 35 tahun 2009,” kata Laurensius. (Ricky Lodar)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment