Pentingnya Peran Pelajar di Mimika dalam Penanggulangan HIV/AIDS

Bagikan Bagikan
youth competition dance4life tingkat SMP
Kemajuan daerah lewat kemajuan generasi muda
SAPA (TIMIKA) - Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Desember setiap tahunnya, bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran atas isu penyebaran AIDS di seluruh dunia yang disebabkan penularan HIV yang semakin meluas.

Menjelang peringatan tersebut, para pelajar Kabupaten Mimika melakukan aksi mencegah HIV/AIDS lewat berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh gabungan instansi antara yayasan peduli AIDS (Yapeda) Timika, Pemuda Indonesia Lawan AIDS (Pila),  SMA Tiga Raja dan SMK Kesehatan.

Adapun rangkaian kegiatannya meliputi outbound trainer oleh pir educator Sabtu lalu (17/11), kompetisi debat bahasa inggris tingkat SMA/SMK, Jumat (24/11) dan Youth competition dance4life and tradisional modern dance tingkat SMP, SMA/SMK Kabupaten Mimika, Sabtu (25/11).

Penanggungjawab Youth competition dance4life, Golda Talumewo S,Pd dalam sambutannya mengatakan, melalui kegiatan tersebut dapat mengurangi jumlah orang posistif HIV yang saat ini sudah berjumlah 5000an orang dan termasuk remaja.

"Dapat meningkatkan kesadaran remaja akan HIV/AIDS, kehamilan di luar nikah dan kekerasan seksual," katanya.

Lanjut, Golda mengatakan, keberhasilan suatu daerah berawal dari keberhasilan membina generasi muda.

"Dari setiap gerakan tarian itu memiliki pesan yang sangat penting untuk mengajak generasi muda menjadi agen perubahan dalam penanggulangan HIV/AIDS di masa kini dan yang akan datang," katanya.

Senada dengan hal itu, Direktur Yapeda Timika Pastor Bert Hogendoorn OFM dalam sambutannya, saat outbound trainer di Mile 21 Timika mengungkapkan, penyebarluasan informasi dan pengetahuan tentang epidemi HIV/AIDS di kalangan generasi muda Timika pada umumnya masih sangat dibutuhkan.

"Sudah 14 tahun PILA dalam naungan Yapeda berdiri. Dengan melihat gejala yang ada, generasi muda terutama anak-anak usia sekolah di Mimika masih sangat potensial menjadi korban baru. Apalagi penduduk baru terus masuk ke Timika dengan informasi dan pengetahuan yang kurang tentang bahaya epidemi HIV-AIDS," ungkapnya.

Sementara itu, Leader Community Health Development PT Freeport Indonesia, Beni mengatakan, orang dengan HIV/AIDS (Odha) sangat membantu dalam penanggulangan virus lantaran dapat menjadi contoh dan motivasi bagi para pemuda agar terus menghindar dari bahaya Narkoba dan pergaulan bebas.

"Semuanya berperan dalam mengurangi penyebaran virus HIV/AIDS. Lewat ini pula para stakeholder bisa menjalin  dan memperkuat hubungan kerjasama anti Narkoba dan HIV/AIDS," katanya saat ditemui Salam Papua.

Pemenang dalam kegiatan kompetisi menyambut Hari HIV/AIDS sedunia itu di antaranya, untuk kompetisi debat bahasa inggris dimenangkan oleh SMA Negeri 1 Mimika, juara II SMA St Maria, juara III SMA Advent dan juara Harapan I dimenangkan oleh SMK Penerbangan.

Sementara untuk youth competition dance4life tingkat SMP di antaranya,
Juara I SMP YPJ KK, Juara II SMP Negeri 10 Mimika dan juara III SMP Yosua. Sedangkan untuk tingkat SMA, Juara I SMKN3 Kesehatan, juara II SMA Negeri 6 Mimika dan juara III SMK Pelita.

Untuk Tari Tradisional Modern dimenangkan oleh SMP YPJ KK, juara II SMP Negeri 10 dan juara III SMA Negeri 6 sedangkan juara Favorit oleh SMA YPPK TIGA RAJA, best costume & Juara Favorit Dance4life SMP dan SMA oleh SMP Negeri 11 Mimika.

Dan untuk lomba kampanye sosial (social campaign) hanya mencari satu pemenang, yang diraih oleh SMKN3 Kesehatan yang sekaligus memenangkan poster terbaik.


Piala rencananya akan diserahkan pada tanggal 2 Desember saat acara peringatan Hari HAM sedunia 2017 yang akan disertai dengan penyalaan lilin peringatan HIV/AIDS Sedunia. Panitia penyelenggara mengharapkan kehadiran semua peserta yang memenangkan perlombaan. (Salma)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment