Polisi Sita Puluhan Panah dan Ratusan Busur di Kilometer 11

Bagikan Bagikan


Petugas Kepolisian sita puluhan panah dan ratusan busur di Kilometer 11. (Istimewa)


SAPA (TIMIKA) – Polres Mimika bersama Polsek Mimika Timur, Jumat (3/11) melaksanakan operasi multi sasaran di Kilometer 11, Kampung Kadun Jaya, Distrik Wania. Operasi multi sasaran digelar dengan melakukan sweeping atau razia ke pemukiman warga di jalur 1, 2, 3 dan 4. Alhasil, petugas berhasil menyita puluhan panah tradisional beserta ratusan busur.

Operasi multi sasaran ini dipimpin Kabag Ops Polres Mimika, Kompol Tomi Upuya dan didampingi Kapolsek Mimika Timur, Iptu Jai Limbong, SH dan Kasat Sabhara Iptu Matheus T. Ate, SH serta gabungan personel dari Polsek Mimika Timur dan Satuan Sabhara Polres Mimika.

“Sweeping yang kami lakukan ini dipimpin Kabag Ops dengan perkuatan 40 personel. Sasaran kami senjata tajam panah dan busur panah. Dari hasil yang kami dapat tadi ada 50 panah dan kurang lebih ada 500 anak panah (busur),” kata Kapolsek Mimika Timur, Iptu Jai Limbong saat di konfirmasi Salam Papua.

Maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini tidak lain untuk menciptakan situasi kemanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif diwilayah hukum Polsek Mimika Timur, khususnya di Kilometer 11, Jalur 1, 2, 3 dan 4. Serta terwujudnya masyarakat sadar hukum yang dapat memahami pentingnya keamanan dan kenyamanan, terlebih khusus di lingkungan masing-masing.




Operasi ini dibagi menjadi tiga regu dengan sasaran utama alat perang atau senjata tajam tradisional (busur dan panah). Regu pertama dibawah pimpinan Ipda Sawal yang melakukan penyisiran di Jalur 1. Regu kedua dibawah pimpinan Kapolsek Mimika Timur dan Kasat Sabhara melakukan penyisiran di Jalur 2 dan 3. Sedangkan regu ketiga dibawah pimpinan Bripka Hendra Burhan melakukan penyisiran di Jalur 4. Dalam penyisiran itu, sebanyak 50an panah dan 500an busur berhasil diamankan dan di sita petugas. Selanjutnya barang bukti tersebut di bawa ke Polsek Mimika Timur untuk dilakukan proses penyelidikan.

Sementara itu, saat disinggung jika pasca operasi multi sasaran ini dengan melakukan razia atau sweeping senjata tajam namun dikemudian hari masih ada masyarakat yang membawa senjata tajam serupa di muka umum, maka terkait hal itu kepolisian akan tidak segan-segan melakukan penyitaan, bahkan bila perlu yang bersangkutan ikut proses.

“Tetap kami lakukan penyitaan terhadap barang-barang itu, bila perlu kalau harus proses, ya kita proses,” ujar Limbong.

Seusai dilaksanakannya operasi ini, Kabag Ops Toni Upuya menyampaikan bahwa operasi multi sasaran akan terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga diharapkan dapat meminimalisir tindak kejahatan dengan menggunakan alat dan senjata tajam. Tidak lupa Kabag Ops menyampaikan terima kasih kepada jajaran Polsek Mimika Timur dan Satuan Sabhara Polres Mimika, sebab operasi ini sudah dilaksnakan dan mendapatkan hasil yang tidak sia-sia. (Red)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment