Polres Mimika Selidiki Kasus Pengiriman Tengkorak Manusia

Bagikan Bagikan
Penemuan Tengkorak
SAPA (TIMIKA) - Kapolres Mimika AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.SI mengatakan, pihak otoritas Bandar Udara Mosez Kilangin Timika bersama Polsek KP3 Udara mengamankan satu kerangka tengkorak yang dibawa oleh dua orang ke luar Timika, Selasa (31/10) lalu.

"Iya benar, jadi kemarin ada upaya pengiriman tengkorak. Ini yang sedang kita lakukan penyelidikan terkait dengan permasalahan ini," kata Kapolres Mimika saat ditemui Salam Papua usai melaksanakan pertemuan di RPH, Rabu (1/11).

Kapolres menjelaskan, setiap barang yang masuk dan keluar melalui Bandara, harus diperiksa melalui sinar-X (X-ray) sesuai dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Sebab, apabila hal tersebut tidak ditegakkan, maka bisa terjadi begitu leluasanya penyeludupan barang-barang terlarang dan barang-barang yang dilindungi pemerintah seperti benda-benda cagar alam dan sebagainya.

"Tentunya setiap barang yang keluar masuk bandara itu harus ada aturannya atau hukumnya. Ini yang perlu kita lihat. Jangan nanti menjadi hal yang bisa berdampak luas terkait tengkorak atau potongan benda-benda cagar budaya lainnya," jelasnya.

Lanjut Kapolres, sejauh ini pihaknya telah memeriksa dua orang saksi yang diduga hendak mengirimkan barang tersebut keluar Mimika. Sambil menunggu bukti-bukti yang didapat di lapangan dan hasil pemeriksaan dari dua saksi tersebut.

"Kita masih melakukan pemeriksaan aja dulu terhadap dua orang sambil menunggu fakta-fakta hukumnya dan fakta perbuatan. Ini yang akan kita proses nantinya," lanjutnya.


Sebelumnya dikutip dari Tribrata News Polres Mimika, ada sebuah barang yang hendak dikirim oleh dua orang dengan tujuan ke Ujung Pandang. Di dalam resi tersebut menjelaskan paket yang dikirim memuat sarang semut menggunakan cargo Garuda. Namun, saat paket tersebut melalui X-ray petugas bandara mendapati bentuk tengkorak manusia. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment