PPD dan PPS Berstatus ASN dan Tidak Sesuai Domisili

Bagikan Bagikan

Tokoh masyarakat Kamoro, Marianus Maknaipeku

SAPA (TIMIKA) – Salah satu Tokoh masyarakat Kamoro dan juga Wakil Ketua III Lemasko Bidang Kemitraan Marianus Maknaipeku melihat ada perekrutan calon Panitia Pemilihan Distrik (PPD)  dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mimika berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), bahkan mendaftar tidak sesuai dengan domisilinya.

“Ada praduga pencalonan anggota PPD dan PPS ada PNS,” kata Marianus kepada Salam Papua saat ditemui dibilangan jalan Budi Utomo, Selasa (13/11).

Tidak hanya itu, dirinya mengungkapkan, telah mendapat informasi bahwa para peserta yang telah lolos seleksi untuk tingkat PPD dan PPS pada saat mendaftar tidak sesuai dengan domisili sebenarnya. Artinya peserta yang mendaftarkan diri menjadi PPD atau PPS di distrik yang dimaksud tetapi kenyataan dilapangan yang bersangkutan tidak bersomili di distrik tersebut.

Oleh sebab itu dirinya meminta KPUD  agar menyeleksi para peserta PPD dan PPS secara benar. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya konflik di tengah-tengah masyarakat akibat dari perekrutan tenaga PPD dan PPS yang tidak sesuai dengan tempat dimana mereka berdomisili.

“Artinya kita dari pihak lembaga meminta kepada kepolisian untuk tindak lanjuti ini supaya antisipasi konflik seperti di daerah lain,” pintanya.  (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment