Puskesmas Limau Asri Minim Fasilitas

Bagikan Bagikan


Anggota DPRD Mimika Komisi C, Thadius Kwalik
SAPA (TIMIKA) - Hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika dari Komici C yang membidangi kesehatan, Thadeus Kwalik  mengaku kondisi fasilitas pendukung pelayanan kesehatan di Puskesmas Limau Asri (SP5)  sangat minim.

Thadeus Kwalik yang datang mendadak ke Puskesmas Limau Asri  sejak pukul 08.00 WIT, Senin (20/11) diterima salah satu dokter dan dua Tenaga Kesehatan (Nakes). Dalam sidak ini, Thadeus melihat langsung beberapa ruangan dan fasilitas Puskesmas yang mengalami kerusakan berat.

Kendaraan operasional di Puskesmas tersebut tidak ditemukan, padahal Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2016 sudah mengakomodir untuk pengadaan transportasi di Puskesmas sebesar 400 juta.

“APBD tahun 2016 mengakomodir kebutuhan operasional Puskesmas sebesar 400 juta. Ternyata  saya hanya menemukan sebuah sepeda motor.  Petugas di Puskemas tersebut mengaku  tidak ada mobil operasional. Hanya sebuah sepeda motor yang dibeli dengan harga 39 juta,” katanya saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Kabupaten Mimika Jalan Cenderawasih Senin (20/11)

Ia menjelaskan, sejumlah plafon Puskesmas mengalami kerusakan  dan atap seng yang bocor. Selain itu hampir semua ruangan tidak ada fasilitas pendukung seperti Alat Tulis Kantor (ATK). Fasilitas pendukung seperti mobil ambulance dan kendaraan operasional tidak ada.

Thadeus menyampaikan pengakuan Dr Piter Pakilaran yang bertugas di Puskesmas Limau Asri kalau saat ini ketersediaan obat di Puskesmas kurang. Selain itu, tenaga kesehatan lainnya mengeluhkan sejumlah fasilitas pendukung seperti ambulance yang belum ada.

“Kendala saat ini yang dihadapi di Puskesmas Limau Asri adalah tidak adanya kendaraan operasional untuk mengangkut pasien yang akan dirujuk ke RSUD atau RSSM. Terdapat juga kekurangan obat-obatan dan fasilitas komputer untuk menginput data untuk surat menyurat di Puskesmas,” ujarnya.

Thadeus Kwalik mengatakan, sejumlah keluhan disampaikan oleh tenaga kesehatan tersebut harus mendapat perhatian serius dari pemerintah.

“Sejumlah fasilitas seperti alat pendukung, atap bangunan yang bocor dan komputer tidak ada sama sekali. Namun yang sangat mendesak adalah atap bagian dalam Puskesmas mengalami kerusakan yang cukup parah, bila hujan turun maka Puskemas tergenang air,”tegas Thadeus Kwalik.

Thadeus meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika segera merespon dan mengakomodir usulan khususnya bagi Puskesmas SP5 ini di APBD induk 2018 mendatang.

“Dinas Kesehatan tak boleh tinggal diam. Kepala dinas harus mengakomodir usulan untuk renovasi Puskesmas SP 5,” pintanya. (Tomy)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment