Ray Martosono Bertalenta Menginspirasi Musisi Muda

Bagikan Bagikan


SAPA (TIMIKA)  - Waanal Coffee and Resto kembali menghadirkan Music is My Escape #5 pada Sabtu dan Minggu, 4 dan 5  November mulai pukul 19.00 WIT. Acara ini akan menampilan seorang musisi muda asal Bandung, Ray Martosono yang saat ini banyak di lirik oleh musisi-musisi jazz Indonesia bahkan mancanegara untuk berkolaborasi.
Manager Event dan Promo Waanal Coffee and Resto, Lumongga mengatakan, Ray adalah musisi muda Indonesia yang sangat bertalenta dan mampu menginspirasi musisi-musisi muda lainnya. Ray juga memiliki komunitas jazz di Bandung yang terkenal dengan nama Ray-Mate Community. Ray-Mate Community biasanya berkumpul dan berjamming bersama sambil bertukar ilmu.
Ray juga memiliki Trio bersama musisi-musisi terkenal Indonesia seperti Inang Noorsaid (God Bless, Iwan Fals), Sandy Winarta (LLW, Glen Fredly), Franky Sadikin (IMI Trainer), Ronald Steven (Agnes Monica, Tompi, Sandy Sandhoro), Brian Beatie (M. Jackson), Dames Nababan (Glen, Tompi, Sandy Shandoro), Bernardus Ajutor Moa (Monita, Cokelat Band, Elo), dan lain-lain.
Menurut Lumongga, kebanggaan Indonesia di kanca dunia pun mampu dihadirkan oleh seorang Ray dengan memecahkan record  dalam bermusik. Ray mampu memainkan  1 lagu dengan 18 alat musik dan menjadikan musisi pertama yang mampu melakukannya di dunia.
“Bakatnya juga membuat dia memiliki kesempatan untuk berkolaborasi dengan musisi-musisi Indonesia dan mancanegara dan membawa dia berkeliling dunia untuk menghibur para pecinta jazz,” kata Lumongga, Rabu (1/11).
Lumongga menjelaskan, dipercayakan Tuhan memiliki talenta dan skill yang tinggi dalam bermusik tidak membuat Ray Martosono terbang tinggi meninggalkan bumi, tapi malah sebaliknya Ray sangat ingin memberkati para pecinta musik dan pelaku musik agar bisa semakin berkreasi dengan apa yang sudah Tuhan berikan, salah satunya dengan coaching clinic  (pelatihan-Red) di seluruh tanah air dan juga sampai ke Eropa.  
“Ray selalu bermain musik bukan hanya dengan hati tapi juga dengan kerendahan hati. Ini menjadi prinsip dasar seorang Ray martosono,” kata Lumongga.
Ray akan hadir di Waanal coffee and resto dalam program “Music is My Escape #5” dimana coaching clinic hanya akan ada 1 kali  pada Sabtu 4 November 2017 pukul. 16.00 WIT dan Music Concertnya diadakan 2 kali pada Sabtu 4 November  2017 pukul 19 WIT dan Minggu 5 November 2017 pukul. 19.00. Untuk coaching clinic sama sekai tidak di pungut biaya (gratis), sedangkan untuk concert  HTM ( harga tiket masuk ) Rp. 100.000.
“Kesempatan belajar dan menikmati musik seperti ini jarang terjadi di kota Timika. Untuk itu sangat-sangat sayang untuk di lewatkan,”  kata Lumongga. (Red)

Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment