Reses Anggota Dewan Berbagi Kasih di Distrik Kwamki Narama

Bagikan Bagikan

Anggota DPRD Mimika dari Dapil III mengunjungi Kwamki Narama 
SAPA (TIMIKA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika yang berasal dari Daerah Pemilihan (Dapil) III memanfaatkan masa reses sambil berbagi kasih dengan memberi bantuan berupa Bahan Makanan (Bama)  kepada warga tiga kampung di Distrik Kwamki Narama,  Jumat (24/11).

Anggota dewan yang mengunjungi warga tiga kampung itu diantaranya, Philipus Wakerwa, Kris Magai, Yulius Kum, Den B Hagabal dan Atimus Kumangal. Kris Magai menyampaikan dihadapan warga kampung bawah Kwamki Narama bahwa pemberian bantuan Bama ini bukan karena warga kampung bawah sedang berperang dengan warga kampung atas yang terjadi selama ini. Anggota dewan yang hadir ditengah warga saat ini murni berbagi kasih dari sisi kemanusiaan. Anggota dewan dari Dapil III yang dipercayakan warga disini mewakili warga di dewan memahami kondisi sulit yang dialami warga saat ini.  

"Jadi, warga jangan berpikir karena perang kami datang memberikan Bama, bukan. Kami lakukan ini hanya ingin berbagi kasih dari  sisi kemanusiaan," katanya.

Senada dengan Kris, Yulius Kum menjelaskan, masa reses anggota DPRD yang sebenarnya, kesempatan reses itu dimanfaatkan untuk bertemu, berdialog dan mendengar keluh kesah warga. Anggota ini hadir dengan Bama seperti ini sebagai bentuk ungkapan hati warga terhadap kondisi sulit yang dialami saat ini.  

“Kami mendapat informasi dari warga yang lain, kondisi warga saat ini disini sangat susah. Sehingga, kami manfaatkan kesempatan reses ini seraya membawa Bama. Kami berharap manfaatkan Bama ini dengan baik dan Bama ini jatah dari anggota DPRD dari Dapil III yang dipercayakan warga Distrik Kwamki Narama duduk di dewan sana. Saya sebagai anak dari sini, saya berharap perang harus dihentikan sekarang juga. Jangan ada korban yang jatuh lagi agar masyarakat tidak susah mencari kebutuhan hidup," ujarnya.

Philipus Wakerwa mengingatkan warga itu bahwa dampak perang tidak baik, maka perang harus dihentikan. Karena, akibat dari PT Freeport tidak normal beroperasi. Situasi keamanan di daerah ini tidak menentu. Maka, tokoh masyarakat harus duduk bersama, bicara dan berdialog dari hati ke hati menyelesaikan perang yang terjadi.

"Perang saat ini harus dihentikan. Tokoh agama, masyarakat harus ikut serta menyelesaikan masalah yang terjadi. Kami datang karena kami berasal dari kampung ini. Kita harus cari jalan yang bagus untuk mengakhiri perang yang terjadi saat ini," jelasnya

Pada warga kampung atas, Philipus juga  menyampaikan hal yang sama dan secara terbuka kepada warga soal situasi secara keseluruhan di Timika dan  situasi yang terjadi di Kwamki Narama. Daerah ini saat ini sangat susah. Seluruh warga di Kwamki Narama bagian dari kehidupan anggota dewan. Maka anggota dewan yang semua berasal dari daerah meminta warga disini menghentikan perang yang terjadi.

Meski begitu ketika anggota dewan mengunjungi warga kampung tengah, perwakilan warga kampung tengah menegaskan, perang tidak dapat dihentikan,  karena kampung tengah dalam posisi yang kalah. Di kampung tengah sudah jatuh korban satu orang. Jadi perang harus dilanjutkan hingga jatuh korban dari kampung lain.

"Perang tidak bisa dihentikan. Kami dalam posisi yang kalah. Apabila dari kubu yang lain sudah ada korban, maka perang dihentikan. Namun, saat ini perang belum bisa dihentikan," katanya.

Berbeda dengan warga kampung atas, perwakilannya menyampaikan secara terbuka sudah tidak menginginkan perang terjadi. Dia meminta anggota dewan tolong menangkap orang  yang menjadi provokator yang selalu menyulut warga di kampung tengah tetap berperang. Anggota dewan tolong menyampaikan kepada kepolisian  menangkap dan memproses provokator sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Apabila mereka ditangkap, kemungkinan besar perang tidak akan berlanjut lagi," salah satu perwakilan warga.

Dari pantauan media ini, anggota DPRD yang memanfaatkan masa reses mereka memberikan sumbangan sejumlah uang kepada kubu yang bertikai di tiga kampung yang dikunjungi.

Anggota DPRD Mimika dari Dapil I mengunjungi SP 1 
Tomas dan Toga  
Masa reses anggota dewan dari Dapil I  yang mengujungi warga di SP I, perwakilan  Tokoh masyarakat (Tomas) dan Tokoh Agama (Toga) meminta anggota dewan menyampaikan kepada Bupati Mimika memperhatikan dan memperbaiki infrastruktur di Kampung Kamoro Jaya SP 1.

“Tolong kami dibantu soal infrastruktur, terutama di Kampung Kamoro Jaya SP I,”  kata Tomas dan Toga yang mewakili warga pada saat menerima kunjungan reses anggota DPRD Mimika Daerah Pemilihan (Dapil) I di ruang pertemuan Masjid Jami Almuhajirin, SP I, Jumat (24/11) kemarin.

Masa reses ini merupakan agenda penting yang pertama di akhir tahun 2017 untuk menampung aspirasi masyarakat.  Harapan warga terkait perbaikan infrastruktur   yang disampaikan salah satu Tomas dan Toga tadi, itu yang diharapkan warga.

Semua aspirasi masyarakat ini tolong direalisasikan nantinya. Karena infrastruktur seperti jalan raya sudah sangat prihatin sekali, apalagi kondisinya banyak berlubang. Ditambah juga rambu lalu lintas yang ada di perempatan tidak berfungsi, kemudian drainase tidak berfungsi. Jadi kami minta aspirasi ini bisa ditampung dan disampaikan ke dinas terkait," kata Sulton yang hadir dalam reses tersebut.

Senada dengan Sulton, H. Bahroni menyampaikan, masyarakat yang berada di wilayah ini juga sangat membutuhkan pupuk untuk pertanian.

"Wilayah SP I inikan mayoritas petani, jadi petani di sini kendalanya pupuk. Kalau bisa dewan bisa dorong untuk pupuk non subsidi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, anggita DPRD Mimika, Hadiwiyono mengungkapkan,  reses bertujuan menampung aspirasi yang dikeluhkan masyarakat. Dewan akan memperjuangkannya hingga dapat diwujudkan oleh pemerintah. 

“Kegiatan reses ini bertujuan untuk menjaring aspirasi masyarakat agar dapat diusulkan dalam APBD Kabupaten,” katanya.

Kemudian seusai tatap muka dengan tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat, anggota DPRD dari  PKB memberikan bantuan berupa uang secara tunai untuk kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1438 H/2017 M. (Tomy)


Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

1 komentar:

  1. Halo, Adakah anda sedang mencari pinjaman? Pinjaman peribadi, pinjaman rumah, pinjaman kereta, pinjaman pelajar, pinjaman penyatuan hutang dan lain-lain jenis pinjaman. Adakah anda telah dinafikan pinjaman oleh bank atau institusi kewangan atas sebarang sebab? Ini adalah peluang untuk anda mencapai impian anda. Puan Henrietta Fernando pemberi pinjaman swasta lesen menawarkan pinjaman yang dijamin kepada perniagaan dan individu dengan kadar faedah yang berpatutan sebanyak 2%. Untuk maklumat lanjut, emel kami hari ini untuk memohon dan mendapatkan pinjaman segera. Tiada pemeriksaan kredit diperlukan, 100% dijamin. E-mel kami: (henriettafernandoloanfirm@gmail.com)

    ReplyDelete