Sabtu Malam, Ray Martosono Tampil Solo di Waanal Coffee

Bagikan Bagikan





SAPA (TIMIKA) – Musisi muda asal Bandung, Ray Martosono akan tampil solo di Waanal Coffee and Resto SP 3 Timika pada Sabtu (4/11) malam ini dan besok Minggu (5/11) malam, mulai pukul 19.00 WIT.

Musisi yang banyak dilirik oleh musisi-musisi jazz Indonesia bahkan mancanegara untuk berkolaborasi ini akan tampil pada acara ‘Music Is My Escape yang ke-5  yang dihadirkan oleh Waanal Coffee and Resto.

Ray yang diwawancara secara  khusus terkait konsep performance dan lagu-lagu apa saja yang akan di bawakan saat concern  tanggal 4 dan 5 November  mengatakan, “ Konsepnya sederhana, follow your heart dan let’s jamming party. Dimana kita akan mengekspresikan apa yang ada di dalam diri kita dan bersenang-senang melalui medianya yaitu alat musik dan suara yang merdu ataupun apapun juga. Lagu-lagu yang akan saya bawakan diantaranya adalah lagu tanah ( lagu asli Papua), lagu standard jazz yang simple yang akan di gunakan untuk jam session  dan juga yang pasti lagu saya sendiri salah satunya berjudul Just Only You.”

Sementara Manager Event dan Promo Waanal Coffee and Resto, Lumongga mengatakan, Ray Martosono bukan hanya handal dalam memainkan jari jemari di atas piano, tapi juga mampu memainkan atau menguasai 18 alat musik lainnya. Dengan skill yang dimiliki, Ray Martosono sudah mendapatkan World Music Record dari MURI  karena berhasil memainkan 18 alat musik dalam satu lagu. 

“Masyarakat Kota Timika akan sangat rugi bila tidak menyaksikan secara langsung penampilan dari Ray di Waanal Coffee and Resto ini,” kata Lumongga.

Lumongga menjelaskan, selain perform solo pada tanggal 4 dan 5 November, Ray juga akan memberikan pelatihan (coaching clinic) secara gratis (free) untuk semua musisi di hari Sabtu, 4 November pukul 16.00 WIT dan bisa ber-jamming bersama Ray.

Waanal Coffee and Resto selalu menyempatkan agar setiap musisi yang kami undang untuk perform di Waanal Coffee and Resto agar mau meluangkan waktu untuk sharing ilmu bermusik atau coaching clinic untuk para musisi-musisi di Timika,” ujar Lumongga.

Jujur kami katakan, coaching clinic ini dalah bagian komitmen dari kami, dimana kami tau bahwa banyak sekali musisi-musisi di Timika ini yang sulit untuk berkembang karena keterbatasan dari banyak hal. Dengan mendapatkan coaching clinic seperti ini, maka para musisi di Timika bisa menambah wawasan bermusik dan percaya diri sebagai pelaku musik. Sangat berbeda dengan kondisi di Jawa yang begitu banyak sekali event dan coaching clinic dari berbagai musisi hebat di Indonesia,” tambah Lumongga.

Lumongga juga mengatakan, kolaborasi dalam menghadirkan Ray Martosono di Timika adalah hal yang luar biasa. Karena pihaknya tidak memerlukan waktu yang lama dalam memutuskan kolaborasi tersebut bersama para sponsor.

“Jujur saya mau katakan, kita patut berbangga karena Telkomsel yang kita tau adalah perusahaan besar di Indonesia mau terlibat untuk menyukseskan salah satu event atau program musik di Kota Timika yakni Music is My Escape #5 ini,” kata Lumongga kepada Salam Papua, Selasa (31/10).

Lumongga menjelaskan, dengan berbagai program yang dimiliki oleh Telkomsel, maka para penikmat Music is My Escape #5 tidak perlu ragu. Ada  sejumlah program dari Telkomsel yang bisa dimaksimalkan dalam acara Music is My Escape #5 seperti  sistem tukar point dan juga pembelian tiket masuk menggunakan T-cash akan mendapatkan cash back berupa saldo T-cash sebesar Rp 25.000.

“Kami juga memberikan apresiasi yang besar untuk PT IJS yang juga mensupport acara ini. Kami melihat PT IJS tidak hanya mementingkan business di Kota Timika ini tapi juga mereka ingin memberikan sesuatu yang berdampak postif untuk masyarakat Timika. Salah satunya dengan mensuport program Musik is My Escape #5,” tambah Lumongga.

Sementara itu, Pimpinan PT IJS Cabang Timika, Suandi Gosal mengatakan, Kota Timika sudah seharusnya mampu menghadirkan event-event musik seperti ini karena kita tau musik adalah salah satu lahan dimana anak-anak muda dapat berkreasi dimasa emas mereka, tentunya selain olah raga dan seni lainnya.

“Kami dari IJS berharap dari keterlibatan kami kali ini bisa ikut menyukseskan dan memberikan dampak yang positif bagi para pecinta dan pelaku musik di Timika, khususnya anak-anak muda Indonesia Timur yang ada di Timika. Saya pribadi juga berharap kedepannya akan banyak pengusaha-pengusaha Timika yang juga mau terlibat untuk mensupport program-program yang bisa memfasilitasi kreasi anak muda di bidang apapun,” kata Suandi.

Lumongga sekali lagi mengajak semua kalangan pecinta musik dan musisi-musisi Timika untuk bisa memanfaatkan moment solo perform dan coaching clinic dan jangan sampai terlewatkan. (Red)




Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment