Saksi Tegaskan Bukan Cari Penghasilan, Melayani Tuhan

Bagikan Bagikan


Saling berpelukan dipersidangan, Pastur dan DD
SAPA (TIMIKA) - Saksi Blasius Narwadan dan Pastor Adrianus Warjito dalam sidang lanjutan dugaan pelanggaran Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilakukan tersangka DD di PN Timika Selasa (28/11)  menegaskan, kehadiran pastor Ardinaus Warjito dalam aksi demo tersebut sebagi bentuk tugas pelayanan kepada Tuhan bukan mencari pengahasilan tambahan.

Sebagaimana  yang diunggah DD dalam postingan akun facebooknya beberapa waktu  lalu. Perbuatan tersangka sangat  melukai hati umat katolik Kabupaten Mimika.

Dalam sidang  yang  dipimpin majelis hakim Harry Cahyono, SH sebagai ketua dan di dampingi  hakim anggota Fransiskus Y Batista dan Steven C Walokouw serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Achmad Bhirawa Bissawab, SH dan Joice Evelin Mariai, SH dengan agenda pemeriksaan saksi.

DD hadir dalam sidang tersebut didamping  penasihat hukumnya Marfey Junus Dangeubun SH MH.

"Tadi sudah dijelaskan oleh saksi  bahwa yang dilakukan oleh pastor  adalah sebuah tugas panggilan, tadi juga permohonan maaf dari DD dan diterima oleh pastor, hanya saja Pastor dan pak  Blasius Narwadan mengatakan proses hukumnya tetap diteruskan,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU)  Bhirawa saat di temui wartawan usia persidangan Selasa (28/10).

Bhirawa menjelaskan dalam keterangan disampaikan oleh saksi menyebutkan, dari empat poin yang di posting oleh DD salah satu poin yang mempertanyakan kehadiran pastor apakah mencari penghasilan tambahan adalah poin yang sangat melukai hatinya dan seluruh umat katolik yang ada di Kabupaten Mimika.

“Agendanya pemeriksaan saksi, dari keterangan kedua saksi menyebutkan  mereka tersakiti  karena disinggungnya umat Katolik oleh terdakwa,” kata Bhirawa.

Bhirawa mengatakan sidang akan kembali dilanjutakan Selasa (5/12)  masih dengan pemeriksaan saksi.

Jadi  nanti kita lanjutakan lagi pekan depan masih dengan agenda pemeriksaan saksi karena ada beberapa saksi lagi yang nanti kita periksa,” kata Bhirawa.

Seperti diberitakan sebulumnya DD  pertama kali dilaporkan oleh Pemuda Katolik Mimika pada Kamis  (27/7)  karena memposting di Facebook foto Pastor  Adrianus Warjito salah satu Pastor yang hadir dalam unjuk rasa guru honorer di Kantor Dispendasbud Mimika,Papua, Senin (24/7).

Di dalam postingannya, Demmy Daskunda menuliskan empat poin. Salah satu poin dalam postingan tersebut dinilai oleh pemuda katolik telah melecehkan pastor Adrianus Warjito.

Postingan DD ini membuat amarah umat Katolik sehingga umat Katolik Kota Timika melakukan aksi demo ke Kantor Polres Mimika dan mereka mendesak pihak kepolisian segera menangkap dan menetapkan DD segera ditahan.

Pada  Rabu (30/8) Polres Mimika mengelar konfrensi pers di Mapolres Mimika dan mentapakan DD sebagai tersangka. Karena yang bersangkutan menurut pihak kepolisian   DD telah melanggar UU Nomor 11 Tahun  2008 tentang ITE serta pasal 157 ayat  1 KUHP.

Untuk UU No 11 ini  yang bersangkutan disangkakan dengan pasal 5 Ayat 2 Junto 28 ayat 2, dimana DD di  ancaman hukuman enam tahun penjara  dan denda satu miliar rupiah. (Ricky Lodar)
Bagikan ke Google Plus Bagikan ke WhatsApp

0 komentar:

Post a Comment